
Ilustrasi suplemen Vitamin B Complex (pexels.com/Nataliya Vaitkevich)
JawaPos.com - Vitamin B kompleks merupakan sekelompok nutrisi yang terbentuk dari kombinasi delapan jenis vitamin B yang larut dalam air.
Adapun delapan komponen vitamin B kompleks yakni Tiamin, Riboflavin, Niasin atau niacinamide, Asam pantotenat, Piridoksin, Biotin, Folat, dan Cobalamin atau sianokobalamin.
Seluruh komponen dalam vitamin b kompleks sangat bermanfaat untuk menjaga metabolisme tubuh, bahkan mengurangi gejala stress, depresi, dan kecemasan.
Stress, dalam jumlah kecil, memang baik untuk seseorang. Namun, jika terus-menerus merasa tegang, tubuh secara otomatis akan melemah.
Hal ini dapat memicu berbagai masalah kesehatan, mulai dari kesehatan mental yang buruk hingga sistem kekebalan tubuh yang melemah.
Tidak heran jika banyak orang melakukan berbagai cara untuk meredakan tingkat stress, seperti meditasi, olahraga, dan perawatan diri.
Namun selain teknik-teknik yang umum digunakan ini, banyak juga yang beralih ke vitamin B kompleks untuk mengurangi stres.
Vitamin B dapat dijumpai dalam makanan utuh seperti oatmeal, pisang, dan bayam berupa mikronutrien. Namun, karena banyak orang tidak dapat memenuhi nutrisi ini, maka suplemen vitamin B kompleks sangat membantu.
Berikut ini cara kerja Vitamin B kompleks untuk meringankan ketegangan psikologis dan meningkatkan pertahanan tubuh terhadap stress.
Dilansir dari laman llamanaturals.com pada 28 Maret 2022, berikut ini penjelasan ilmiah tentang cara kerja vitamin b kompleks dalam mengurangi stress.
Cara Kerja Vitamin B Kompleks dalam Mengurangi Stress
Vitamin B berperan sebagai koenzim esensial dalam produksi energi sel tubuh. Antioksidan ini membantu menjaga fungsi-fungsi vital, seperti sistem saraf dan sistem kekebalan tubuh agar tetap berjalan dengan lancar.
Selain itu, ada keterkaitan antara vitamin B dan kadar homosistein dalam tubuh manusia. Homosistein adalah asam amino yang meningkat secara berlimpah ketika seseorang mengonsumsi makanan kaya daging.
Kandungan homosistein yang tinggi telah banyak ditemukan pada individu yang kekurangan vitamin B akibat mengalami depresi.
Baca Juga: Jay Idzes Tak Menemui Kendala Adaptasi di Timnas Indonesia
Sementara itu, vitamin B6, B9, dan B12 berfungsi untuk memecah homosistein menjadi dua asam amino lainnya, yakni metionin dan sistein.
Jadi, mengonsumsi vitamin B kompleks dapat membantu menjaga kadar homosistein agar tetap terkendali agar suasana hati menjadi lebih baik.
Penelitian terkait vitamin B kompleks untuk stress dan kecemasan
Sebuah meta analisis yang melibatkan lebih dari 7.000 orang dewasa meneliti hubungan antara vitamin B dan kesehatan mental.
Ditemukan bahwa asupan biotin yang lebih tinggi dikaitkan dengan stres, depresi, dan kecemasan yang lebih rendah.
Selain itu, semakin sedikit vitamin B6 yang dikonsumsi, semakin rentan seseorang terhadap stres.
Sementara itu, mengonsumsi vitamin B1, B3, dan B5 yang cukup dapat menurunkan kecemasan.
Terakhir, asupan asam folat yang cukup juga berpengaruh baik untuk mengurangi gejala depresi.
Sebuah studi terobosan dalam Journal of Human Psychopharmacology: Klinis dan Eksperimental membuktikan bahwa vitamin B kompleks berhasil mengurangi stres.
Peserta yang mengonsumsi suplemen B kompleks selama 90 hari melaporkan stres kerja yang jauh lebih rendah di akhir masa percobaan.
Baca Juga: Jay Idzes Tak Menemui Kendala Adaptasi di Timnas Indonesia
Mereka juga melaporkan berkurangnya kebingungan dan meningkatnya suasana hati menjadi lebih baik.
Sebuah tinjauan sistematis tahun 2017 menyoroti dampak berbagai mikronutrien terhadap stres pada wanita. Dengan sendirinya, piridoksin mengurangi kecemasan pada wanita yang lebih tua.
Selain vitamin C yang mengurangi kecemasan akibat stres, magnesium dan vitamin B6 juga mengurangi kecemasan pramenstruasi.
Studi terkait lainnya menegaskan bahwa magnesium dan vitamin B6 lebih efektif dalam mengurangi stres daripada magnesium saja.
Jadi, vitamin B kompleks memang terbukti bermanfaat untuk mengurangi stres, bukan hanya teknik marketing belaka.
Banyak penelitian dan uji klinis yang memiliki bukti ilmiah untuk mendukung klaim kesehatan ini.
Baca Juga: Puasa Menyebabkan Bibir Kering dan Pecah-pecah, Simak Penyebab dan Cara Mengatasi Bibir Kering dan Pecah-pecah
Cara Memasukkan Vitamin B Kompleks dalam daftar makanan sehari-hari
Vitamin B kompleks untuk mengurangi stres sangat penting untuk kesehatan psikologis Anda. Sayangnya, tubuh manusia tidak menyimpan vitamin ini, dan kelebihannya akan dibuang melalui urin.
Oleh karena itu, seseorang perlu mengisi kembali asupan vitamin B kompleks melalui makanan sehari-hari.
Sumber makanan utuh, seperti sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian, dapat menjadi sumber vitamin yang mudah didapat.
Jika seseorang memerlukan lebih banyak asupan untuk memenuhi kebutuhan vitamin b kompleks, sebaiknya konsultasikan kepada ahli kesehatan tentang penggunaan suplemen tambahan.***

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
