
Ilustrasi sayuran dan buah yang mengandung Vitamin A. / freepik/yarunivstudio
JawaPos.com - Vitamin A merupakan vitamin yang terdiri dari beberapa senyawa yang larut dalam lemak, termasuk retinol, retinal, dan ester retinil. Jadi, vitamin A sebenarnya bukanlah satu nutrisi saja.
Terdapat dua bentuk vitamin A yang ada dalam makanan. Pertama, vitamin A yang sudah terbentuk, seperti retinol dan ester retinil, yang hanya ditemukan dalam produk hewani seperti susu, hati, dan ikan.
Kedua, yakni provitamin A karotenoid yang banyak terdapat dalam makanan nabati seperti buah-buahan, sayuran, dan minyak.
Untuk menggunakan kedua bentuk vitamin A ini, tubuh Anda harus mengubahnya menjadi bentuk aktif, yaitu retinal dan asam retinoat. Karena vitamin A larut dalam lemak, tubuh menyimpannya dalam jaringan untuk digunakan di kemudian hari.
Sebagian besar cadangan vitamin A berada di dalam organ hati dalam bentuk ester retinil. Ester retjnil ini kemudian dipecah menjadi all-trans-retinol, yang kemudian diangkut oleh protein khusus dalam darah sehingga tubuh Anda bisa menggunakannya.
Lalu, apa saja manfaat vitamin A bagi tubuh? Dilansir dari Healthline pada Selasa (5/3), berikut merupakan manfaat dan kegunaan vitamin A pada tubuh.
Vitamin A memiliki beberapa fungsi penting, termasuk mendukung pertumbuhan sel, fungsi kekebalan tubuh, penglihatan, dan perkembangan janin. Vitamin A membantu menjaga kesehatan mata, kulit, saluran pencernaan, paru-paru, dan organ lainnya.
Selain itu, juga berperan dalam mendukung fungsi kekebalan tubuh dengan mengatur pertumbuhan dan distribusi sel T, yang melindungi tubuh dari infeksi.
Pentingnya vitamin A juga terlihat dalam kesehatan reproduksi dan perkembangan janin. Oleh karena itu, menjaga asupan vitamin A yang cukup sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
● Kaya akan antioksidan
Provitamin A karotenoid seperti beta karoten, alfa karoten, dan beta kriptoksantin adalah senyawa yang ditemukan dalam makanan seperti buah-buahan dan sayuran yang memiliki sifat antioksidan. Antioksidan membantu melindungi tubuh dari radikal bebas.
Radikal bebas dapat merusak sel-sel tubuh Anda dengan menciptakan stres oksidatif yang dapat menyebabkan berbagai penyakit kronis seperti kanker, penyakit jantung, diabetes, dan penurunan kognitif.
Senyawa karotenoid, seperti beta karoten dan lainnya, juga dapat diubah menjadi vitamin A dalam tubuh, yang penting untuk kesehatan mata, sistem kekebalan tubuh, dan fungsi seluler lainnya. Makanan tinggi karotenoid telah terbukti dapat mengurangi risiko terkena beberapa kondisi kronis tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
