Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 23 Februari 2024 | 20.34 WIB

Lawan Penyakit Paling Mematikan, Grup RS Siloam Resmikan Dua Layanan Kanker Baru

Fasilitas medis grup RS Siloam untuk pasien kanker di Indonesia. - Image

Fasilitas medis grup RS Siloam untuk pasien kanker di Indonesia.

 
JawaPos.com - Kanker sejauh ini tercatat masih menjadi penyakit yang menyebabkan kematian dengan angka tertinggi. Hal tersebut lantaran kebanyakan pasien kanker telat menyadari kehadiran penyakit tersebut dalam tubuhnya sehingga penanganan yang terlambat sulit untuk diatasi oleh fasilitas medis.
 
Mengambil momen Hari Kanker Sedunia yang biasa diperingati setiap tahun pada 4 Februari, Grup Rumah Sakit (RS) Siloam melalui Mochtar Riady Comprehensive Cancer Center (MRCCC) mengklaim terus mewujudkan komitmen dan partisipasinya dalam meningkatkan kesadaran dan mendorong upaya pencegahan, deteksi, dan pengobatan kanker di seluruh Indonesia. 
 
MRCCC sebagai pusat rujukan kanker nasional terus melakukan inovasi dalam pengobatan kanker dengan meresmikan dua layanan baru dan dua peralatan baru untuk pengobatan kanker, antara lain Gastrointestinal Cancer Center (GCC) untuk pusat pelayanan kanker sistem pencernaan dan organ dalam dan Gynaecologic Oncology Center (GOC) untuk pusat pelayanan kanker rahim, penambahan alat PET/CT untuk layanan radiologi, serta alat Flow-Cytometry untuk kanker darah.
 
Direktur MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta, dr. Adityawati Ganggaiswari, M.Biomed, MARS mengatakan, seiring dengan bertambahnya kasus kanker di Indonesia yang makin kompleks, pendekatan multidisiplin dari berbagai macam spesialis yang terkoordinasi diperlukan untuk menghasilkan prognosis optimal yang berfokus pada kesembuhan pasien. 
 
"Untuk mendukung hal tersebut, MRCCC melakukan grand launching beberapa fasilitas baru seperti GCC, GOC, alat PET/CT kedua, dan Flow Cytometry. Di MRCCC, deteksi dini, bedah onkologi, kemoterapi, dan radioterapi dilakukan terpusat pada satu lokasi," kata dia, dalam grand launching fasilitas-fasilitas baru untuk meningkatkan kualitas pengobatan kanker di MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta, Jumat (23/2).
 
dr. Adityawati menyampaikan, MRCCC terus mengembangkan diri dan pada sepanjang tahun 2023 tercatat telah melayani lebih dari 30 ribu pasien kanker, lebih dari 30 ribu radioterapi, lebih dari 10 ribu kemoterapi, lebih dari 6 ribu prosedur pemindaian PET-CT, dan melakukan lebih dari 3 ribu tindakan operasi. 
 
MRCCC juga disebut akan menyediakan berbagai modalitas pengobatan kanker seperti bedah, kemoterapi, radioterapi, serta pengobatan yang customized seperti targeted therapy dan imunoterapi sesuai dengan hasil pemeriksaan genetik masing-masing individu.
 
"Pengobatan kanker di MRCCC ke depannya akan lebih bersifat personalized berdasarkan jenis dan mutasi gen kanker. Contohnya, dua orang yang terdiagnosis kanker payudara belum tentu membutuhkan pengobatan yang sama karena karakteristik sel kanker dapat berbeda,” tambahnya.
 
GCC sendiri telah dimulai sejak MRCCC berdiri pada tahun 2011. Namun semakin berkembangnya kasus kanker di Indonesia, layanan ini juga semakin berkembang sehingga kebutuhan dokter spesialis juga bertambah. 
 
Dimulai hanya dengan dua dokter spesialis penyakit dalam gastroenterologi dan hepatologi untuk kanker pencernaan, GCC sekarang didukung oleh 14 dokter spesialis dan sub-spesialis seperti dokter spesialis bedah digestif, spesialis penyakit dalam hematologi onkologi medik (Sp.PD-KHOM), serta spesialis radiologi intervensi yang dapat menangani tidak hanya kanker pencernaan. 
 
Lebih jauh, layanan medis tersebut juga menangani kasus kanker usus besar, kanker hati, kanker pankreas, dan kanker pencernaan lainnya. Setiap pasien yang datang ke GCC memiliki kasus yang berbeda, namun GCC juga menyediakan layanan yang komprehensif, dimulai dari deteksi dini, program terapi dan perawatan rehabilitatif. 
 
GCC juga menawarkan berbagai macam jenis terapi yang disesuaikan dengan kebutuhan pasien, mulai dari terapi awal seperti bedah saluran pencernaan, kemoterapi, immunoterapi, dan terapi target, hingga terapi lanjutan seperti Trans-Arterial Chemoembolization (TACE), Endoscopic Retrograde Cholangiopancreatography (ERCP), dan Endoscopic Ultrasound (EUS). 
 
Selain itu, GCC juga menyediakan layanan terapi rehabilitatif seperti perawatan paliatif dan unit Wound & Stoma Clinic. Hingga kini, layanan GCC mencatat pasien terbanyak kedua di MRCCC dengan lebih dari 4 ribu pasien dilayani hingga tahun 2023.
 
MRCCC juga meresmikan pusat pelayanan kanker lainnya, yaitu Gynaecologic Oncology Center untuk semakin melengkapi layanan terkait kanker serviks, ovarium, endometrium, dan ginekologik lainnya. 
 
Menurut data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tahun 2022, angka kejadian penyakit kanker leher rahim (serviks) di Indonesia sebesar 23 orang per 100 ribu penduduk. Tingginya angka kejadian ini menunjukkan betapa pentingnya deteksi dini dan pengobatan kanker serviks. Klinik GOC sendiri telah didirikan sejak tahun 2021 dan kini diresmikan. 
 
Klinik ini bertujuan untuk membantu menentukan diagnosa dan metode terapi yang terbaik untuk pasien yang dilakukan oleh tim multi-displin yang terdiri dari dokter spesialis ginekologi, spesialis onkologi konsultan (KHOM), spesialis penyakit dalam, spesialis radiologi, serta perawat khusus onkologi. 
 
Layanan yang ditawarkan juga beragam mulai dari tindakan bedah onkologi, Brachytherapy, kemoterapi, hingga Cryotherapy. Klinik GOC juga menyediakan pusat informasi terkait kanker serviks, skrining dan deteksi dini, serta terapi kanker, yang semua dapat dilakukan di dalam satu gedung di MRCCC sehingga hasil skrining dan tes dapat diterima dengan lebih cepat.
 
Dalam kesempatan ini, MRCCC juga meresmikan alat PET/CT-Scan kedua untuk melengkapi fasilitas dan alat penunjang lainnya seperti USG, Mammografi, MRI, PET/CT, serta laboratorium molekular diagnostik dan laboratorium patologi immunohistokimia yang berguna untuk menegakkan diagnosis dan menentukan terapi. 
 
PET/CT-Scan kedua ini memiliki spesifikasi yang tertinggi di kelasnya baik dari sisi kecepatan skrining, akurasi, dan sensitivitas. PET/CT-Scan baru ini juga dapat digunakan untuk melakukan imaging terkait jantung dan saraf, sehingga dapat mendeteksi kelainan lainnya terlepas dari kanker dan tumor.
 
MRCCC juga menambahkan alat Flow Cytometry untuk pemeriksaan kanker darah atau Leukemia Phenotyping dengan spesifikasi tertinggi di kelasnya untuk dapat mendeteksi sel kanker darah dan kelainan sel lainnya dengan TAT 72 jam.
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore