
ilustrasi penyakit ginjal./pexels
JawaPos.com - Ginjal adalah sepasang organ yang berbentuk seperti kacang. Organ ini berada di area punggung bagian bawah.
Saat fungsi ginjal terganggu, dapat terjadi beragam komplikasi, seperti anemia, gangguan elektrolit, hingga penumpukan racun.
Ginjal terlibat dalam banyak aspek kesehatan, termasuk menyaring darah, membuang produk limbah, memproduksi hormon, memperkuat tulang, dan mengatur keseimbangan cairan dan tekanan darah.
Banyak macam-macam penyakit yang terjadi pada ginjal. Ada penyakit gagal ginjal kronis, gagal ginjal akut, batu ginjal, penyakit ginjal polikistik, dan infeksi ginjal.
Penyebab penyakit ginjal bisa beragam, tergantung pada jenisnya. Namun, resiko seseorang terkena penyakit ginjal akan semakin besar bila memiliki faktor terkena diabetes, hipertensi, penyakit jantung, dan penyakit hati.
Jika Anda menderita penyakit ginjal, penting untuk memperhatikan asupan gula dan menghindari makanan yang mengandung nutrisi tertentu, seperti natrium, kalium, fosfor dan potasium.
Dilansir dari Healthline (31/1), berikut ini adalah makanan yang harus dihindari oleh penderita penyakit ginjal.
1. Kacang-kacangan dan biji bunga matahari
Kacang-kacangan dan biji-bijian merupakan camilan sehat yang populer bagi kebanyakan orang. Namun, bagi penderita penyakit ginjal, hal tersebut bisa berbahaya.
Satu porsi 1 ons, atau sekitar 23 kacang almond, mengandung sekitar 208 mg kalium dan 136 mg fosfor. Kacang mete mengandung sekitar 187 mg kalium dan 168 mg fosfor. Alternatifnya, pilihlah kacang-kacangan yang rendah fosfor.
2. Kentang
Kentang adalah jenis makanan umbi-umbian yang kaya mengandung potasium. Satu kentang ukuran sedang mengandung sekitar 610 mg potasium.
Untungnya, ada cara untuk mengurangi kandungan potasium pada kentang. Salah satu cara terbaik untuk menurunkan kandungan potasium pada kentang adalah dengan metode yang disebut leaching (merendamnya dalam air) sebelum dimasak.
Cara paling efektif untuk menghilangkan kalium melalui pencucian adalah dengan memotong kentang menjadi potongan-potongan kecil dan merebusnya dalam air selama kurang lebih 10 menit.
Melakukan hal tersebut dapat mengurangi kandungan potasium setidaknya setengah dari jumlah aslinya.
3. Kacang polong
Kacang adalah sumber protein dan serat nabati yang baik. Namun, mereka juga dapat meningkatkan jumlah kalium dan fosfor yang beredar dalam darah Anda jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.
Baru-baru ini, penelitian menunjukkan bahwa kacang-kacangan dan polong-polongan merupakan sumber protein yang baik bagi penderita penyakit ginjal kronis. Namun, pedoman merekomendasikan untuk membatasi asupan kacang-kacangan karena kandungan fosfor dan kaliumnya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
