
Ilustrasi manfaat teh bagi penderita diabetes. Sumber foto: (Freepik (@rawpixel.com),)
JawaPos.com – Ada berbagai cara untuk mendiagnosis diabetes. Biasanya memerlukan pengulangan setiap metode pada hari kedua. Tes harus dilakukan di fasilitas medis (seperti ruang praktik dokter atau laboratorium).
Jika dokter Anda mengira kadar gula darah Anda sangat tinggi, atau jika Anda memiliki gejala khas gula darah tinggi selain hasil tes yang positif, dokter Anda mungkin tidak memerlukan tes kedua untuk mendiagnosis diabetes.
Apa Itu Prediabetes?
Sebelum terkena diabetes tipe 2, kebanyakan orang menderita prediabetes, yang berarti kadar gula darah mereka berada di atas normal namun tidak cukup tinggi untuk didiagnosis menderita diabetes.
Menurut American Diabetes Association, dokter terkadang menyebut prediabetes sebagai gangguan toleransi glukosa (IGT) atau gangguan glukosa puasa (IFG), bergantung pada tes yang digunakan untuk mendeteksinya. Kondisi ini meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2 dan penyakit kardiovaskular.
Apa Gejala Prediabetes?
Pradiabetes tidak memiliki gejala yang jelas, sehingga Anda mungkin menderita diabetes tanpa menyadarinya. Beberapa penderita pradiabetes sudah mempunyai gejala diabetes atau masalah diabetes.
Tes diabetes biasanya menunjukkan bahwa Anda menderita pradiabetes. Jika Anda menderita pradiabetes, Anda harus menjalani tes diabetes tipe 2 setiap 1 hingga 2 tahun.
Apa Itu Diabetes?
Sekitar 422 juta orang di seluruh dunia menderita diabetes, sebagian besar tinggal di negara-negara berpendapatan rendah dan menengah, dan 1,5 juta orang meninggal setiap tahunnya sebagai akibat langsung dari diabetes. Jumlah dan prevalensi diabetes terus meningkat selama beberapa dekade terakhir.
Berdasarkan WHO, Diabetes adalah penyakit kronis yang terjadi ketika pankreas tidak memproduksi cukup insulin atau ketika tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang dihasilkan secara efektif. Insulin adalah hormon yang mengatur kadar gula darah.
Hiperglikemia, juga dikenal sebagai hiperglikemia atau peningkatan kadar gula darah, adalah akibat umum dari diabetes yang tidak terkontrol, yang seiring waktu menyebabkan kerusakan parah pada banyak sistem tubuh, terutama saraf dan pembuluh darah.
Apa Gejala Diabetes?
Gejala diabetes bisa muncul secara tiba-tiba. Gejala diabetes tipe 2 mungkin ringan, namun gejalanya mungkin memerlukan waktu beberapa tahun untuk muncul.
Berikut gejala diabetes menurut WHO :
1. Merasa sangat haus
2. Perlu buang air kecil lebih sering dari biasanya
3. Penglihatan kabur
4. Merasa lelah
5. Menurunnya berat badan secara tidak sengaja
6. Seiring berjalannya waktu, diabetes dapat merusak pembuluh darah di jantung, mata, ginjal, dan saraf.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
