Stroberi bermanfaat untuk mengurangi penyakit demensia.
JawaPos.Com - Seperti yang kita ketahui, demensia merupakan suatu kondisi melemahnya daya ingat dan menurunnya cara berpikir.
Biasanya, demensia lebih sering terjadi pada lansia dari kisaran umur 65 tahun ke atas.
Namun tahukah kamu, demensia sebenarnya bisa dicegah sejak awal sebelum memasuki usia lanjut.
Kondisi ini tentunya diimbangi dengan berbagai faktor pendukung seperti gaya hidup, aktivitas harian dan sosialisasi.
Dilansir dari Antara pada Rabu (22/11), studi menyatakan bahwa terdapat makanan yang membantu mengurangi risiko demensia salah satunya yakni Stroberi.
Studi yang digelar University of Cincinnati, Amerika Serikat, menjadi penelitian lanjutan terkait buah stroberi yang dikaitkan dengan pencegahan demensia yang dilakukan tahun 2022.
Dari Studi tersebut, buah stroberi menjadi salah satu buah-buahan yang mudah ditemukan dan dapat dikonsumsi bagi seseorang berusia paruh baya guna mengurangi risiko demensia.
"Data epidemiologis menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi stroberi dan bluberi secara rutin memiliki tingkat penurunan kognisi yang lebih lambat seiring penuaan mereka," ucap Profesor Emeritus Departemen Psikiatri dan Biopsikologi Fakultas Kedokteran University of Cincinnati, Robert Krikorian.
Stroberi dan bluberi menjadi buah-buahan yang kaya akan kandungan antioksidan yang sangat bermanfaat bagi tubuh khususnya peningkatan metabolisme dan kognisi pada seseorang.
Selain antioksidan, kandungan bermanfaat lainnya adalah mikronutrisi berupa elagitanin dan asam elagik, kedua kandungan tersebut berguna untuk membantu penyembuhan gangguan jantung, sindrom neurodegeneratif hingga kanker.
Krikorian menambahkan, selama penelitian berlangsung, peserta diminta untuk tidak mengonsumsi jenis buah apapun selain suplemen yang didapat. Peserta lainnya diberikan bubuk suplemen stroberi yang kadarnya sama seperti satu mangkuk, serta sisanya mendapat obat semu.
Baca Juga: Wajib Tahu! Sama-sama Menyerang Lansia, Ini Perbedaan Demensia dan Penyakit Alzheimer
Kemudian dilakukan pengujian daya kognitif peserta, termasuk memori dalam jangka panjang, dinamika emosional, keparahan gejala depresi, dan data metabolisme pada tubuh.
Peneliti mendapati hasil daripada pengujian tersebut bahwa terdapat interferensi memori di mana seseorang mengalami gangguan ingatan, risiko depresi juga berkurang pada peserta pengujian.
Manfaat stroberi pada gangguan demensia terjadi ketika kandungan dari buah tersebut membantu menurunkan inflamasi pada otak seseorang, terlebih yang berusia lanjut.
"Dengan demikian, dampak baik yang kita lihat dari penelitian itu mungkin terkait dengan teredamnya inflamasi pada peserta uji yang mengonsumsi serbuk stroberi," tambahnya.
***

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
