
Ilustrasi anak tidur siang. Sumber: pvproductions/freepik.com
JawaPos.com - Keseimbangan tidur siang menjadi kunci penting dalam meningkatkan konsentrasi anak. Dalam menjalani rutinitas sehari-hari, tidur siang bukan hanya istirahat fisik, tetapi juga memiliki dampak positif terhadap tingkat hormon yang memengaruhi kantuk dan fokus.
“Tidur siang membantu menjaga tingkat hormon yang menyebabkan kantuk. Sehingga, meningkatkan konsentrasi dan produktivitas siswa,” ungkap Pakar anak, Atika Dian Ariana, M.Sc, M.Psi, dalam wawancara sebagaimana dilansir dari laman pendidikan UNAIR, Rabu (15/11).
Dosen Psikologi Universitas Airlangga (UNAIR) itu menyoroti temuan hasil penelitiannya yang mengungkapkan durasi dan persiapan yang tepat untuk tidur siang, serta bagaimana implementasinya dapat mendukung kesejahteraan anak-anak di lingkungan pendidikan.
Oleh karena itu, ucap Atika, tidur siang yang ideal merupakan langkah-langkah konkret yang dapat diambil oleh orang tua dan pendidik guna menciptakan lingkungan belajar yang optimal bagi perkembangan konsentrasi anak-anak.
Menurut Atika, tidur siang yang efektif sebaiknya berlangsung antara 10 hingga 30 menit. Meskipun tidur siang singkat memberikan dampak positif, sangat penting untuk membiasakan diri anak-anak dengan kebiasaan ini.
“Perbedaan dampak terjadi antara tidur siang singkat dan tidur siang yang lebih lama, satu siklus tidur dapat mengakibatkan rasa linglung dan mengganggu konsentrasi,” jelas pakar anak itu.
Dalam konteks sekolah, Atika menyarankan adanya ruang khusus untuk tidur siang, menghindari tempat yang tidak ergonomis seperti kursi atau meja. Persiapan sebelum tidur siang, seperti mencari tempat yang nyaman dan mengatur alarm, juga dianggap sebagai faktor penting.
“Dengan memperhatikan faktor-faktor tersebut, kita dapat memaksimalkan manfaat tidur siang. Terutama dalam situasi belajar di sekolah. Siswa yang konsentrasi tinggi akan berdampak positif pada peningkatan produktivitas,” tambahnya.
Meskipun bukan ahli dalam psikologi pendidikan, Atika Dian menyoroti pentingnya kolaborasi antar-ranah ilmu. Dia juga menekankan perlunya integrasi konsep psikologi klinis dalam pengembangan kurikulum untuk mendukung kebutuhan psikologis siswa.
“Kolaborasi antara berbagai disiplin ilmu dapat memperkaya pendekatan pendidikan dan menciptakan kurikulum yang lebih holistik,” ujarnya.
Untuk mendukung tidur siang yang efektif pada anak-anak, Atika memberikan tips praktis bagi orang tua dan pendidik. Salah satunya adalah mencari tempat yang tenang dan nyaman untuk tidur siang di rumah atau menyediakan ruang khusus di sekolah.
Dia mengungkapkan bahwa pengaturan waktu tidur siang juga menjadi faktor kritis, disarankan dilakukan antara jam 13.00 sampai 15.00 agar tidak terlalu dekat dengan waktu tidur malam.
“Dengan memahami peran tidur siang dan mengimplementasikannya dengan baik, kita dapat menciptakan lingkungan belajar yang optimal dan membantu anak-anak berkembang secara holistik,” tutup Atika.
Atika berharap, hasil penelitiannya dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya tidur siang dalam pengembangan konsentrasi dan produktivitas anak-anak.
Dengan demikian, dapat diambil langkah-langkah konkret untuk menerapkan dalam konteks pendidikan, menciptakan lingkungan belajar yang optimal dan mendukung pertumbuhan anak-anak secara menyeluruh.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
