Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 17 November 2023 | 00.47 WIB

Dampak Positif Tidur Siang, Pakar Anak Ungkap Dapat Tingkatkan Konsentrasi Anak

Ilustrasi anak tidur siang. Sumber: pvproductions/freepik.com - Image

Ilustrasi anak tidur siang. Sumber: pvproductions/freepik.com

JawaPos.com - Keseimbangan tidur siang menjadi kunci penting dalam meningkatkan konsentrasi anak. Dalam menjalani rutinitas sehari-hari, tidur siang bukan hanya istirahat fisik, tetapi juga memiliki dampak positif terhadap tingkat hormon yang memengaruhi kantuk dan fokus.

“Tidur siang membantu menjaga tingkat hormon yang menyebabkan kantuk. Sehingga, meningkatkan konsentrasi dan produktivitas siswa,” ungkap Pakar anak, Atika Dian Ariana, M.Sc, M.Psi, dalam wawancara sebagaimana dilansir dari laman pendidikan UNAIR, Rabu (15/11).

Dosen Psikologi Universitas Airlangga (UNAIR) itu menyoroti temuan hasil penelitiannya yang mengungkapkan durasi dan persiapan yang tepat untuk tidur siang, serta bagaimana implementasinya dapat mendukung kesejahteraan anak-anak di lingkungan pendidikan.

Oleh karena itu, ucap Atika, tidur siang yang ideal merupakan langkah-langkah konkret yang dapat diambil oleh orang tua dan pendidik guna menciptakan lingkungan belajar yang optimal bagi perkembangan konsentrasi anak-anak.

Menurut Atika, tidur siang yang efektif sebaiknya berlangsung antara 10 hingga 30 menit. Meskipun tidur siang singkat memberikan dampak positif, sangat penting untuk membiasakan diri anak-anak dengan kebiasaan ini.

“Perbedaan dampak terjadi antara tidur siang singkat dan tidur siang yang lebih lama, satu siklus tidur dapat mengakibatkan rasa linglung dan mengganggu konsentrasi,” jelas pakar anak itu.

Dalam konteks sekolah, Atika menyarankan adanya ruang khusus untuk tidur siang, menghindari tempat yang tidak ergonomis seperti kursi atau meja. Persiapan sebelum tidur siang, seperti mencari tempat yang nyaman dan mengatur alarm, juga dianggap sebagai faktor penting.

“Dengan memperhatikan faktor-faktor tersebut, kita dapat memaksimalkan manfaat tidur siang. Terutama dalam situasi belajar di sekolah. Siswa yang konsentrasi tinggi akan berdampak positif pada peningkatan produktivitas,” tambahnya.

Meskipun bukan ahli dalam psikologi pendidikan, Atika Dian menyoroti pentingnya kolaborasi antar-ranah ilmu. Dia juga menekankan perlunya integrasi konsep psikologi klinis dalam pengembangan kurikulum untuk mendukung kebutuhan psikologis siswa.

“Kolaborasi antara berbagai disiplin ilmu dapat memperkaya pendekatan pendidikan dan menciptakan kurikulum yang lebih holistik,” ujarnya.

Untuk mendukung tidur siang yang efektif pada anak-anak, Atika memberikan tips praktis bagi orang tua dan pendidik. Salah satunya adalah mencari tempat yang tenang dan nyaman untuk tidur siang di rumah atau menyediakan ruang khusus di sekolah.

Dia mengungkapkan bahwa pengaturan waktu tidur siang juga menjadi faktor kritis, disarankan dilakukan antara jam 13.00 sampai 15.00 agar tidak terlalu dekat dengan waktu tidur malam.

“Dengan memahami peran tidur siang dan mengimplementasikannya dengan baik, kita dapat menciptakan lingkungan belajar yang optimal dan membantu anak-anak berkembang secara holistik,” tutup Atika.

Atika berharap, hasil penelitiannya dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya tidur siang dalam pengembangan konsentrasi dan produktivitas anak-anak.

Dengan demikian, dapat diambil langkah-langkah konkret untuk menerapkan dalam konteks pendidikan, menciptakan lingkungan belajar yang optimal dan mendukung pertumbuhan anak-anak secara menyeluruh.

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore