Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 13 November 2023 | 01.20 WIB

Dokter Sebut Diabetes Tipe 1 Paling Banyak Dialami oleh Anak-Anak Indonesia

Ilustrasi diabetes - Image

Ilustrasi diabetes

JawaPos.com – Dokter spesialis anak divisi endokronologi dari Universitas Indonesia (UI), Prof. Dr. dr. Aman Bhakti Pulungan, Sp.A (K) menyebutkan bahwa diabetes tipe 1 merupakan tipe diabetes yang paling banyak dialami oleh anak-anak di Indonesia.

“Dari data yang terhimpun dari 53 dokter anak endokrinologi di seluruh Indonesia, lebih dari 70 persen anak dengan diabetes adalah penyandang diabetes tipe 1 yang terdeteksi sudah dalam kondisi berat dengan ketoasidosis diabetikum (KAD),” ucap Aman dalam media briefing mengenai diabetes di Jakarta, Sabtu (11/11).

Aman menjelaskan jika pasien diabetes tipe 1 yang sudah berat harus mendapatkan suntikan insulin untuk membantu kadar gula darah dalam tubuh tetap stabil terkontrol. Ia menegaskan bahwa diabetes itu tidak bisa dicegah, namun bila ditangani dengan baik, maka anak dapat tumbuh serta menjalani hidupnya seperti anak yang sehat pada umumnya.

“Kasus diabetes tipe 1 ini sekarang tinggi, berdasarkan data yang kami himpun prevalensinya meningkat sekitar 70 kali dalam kurun 10 tahun terakhir,” tutur Aman.

Dikutip dari Antara, salah satu yang menjadi faktor berisiko yang memengaruhi diabetes tipe 1 pada rentang usia anak sejak lahir hingga dewasa muda adalah Endocrine Disruptor Chemical atau bahan kimia pengganggu ekdoktrin.

Aman menuturkan bahwa sistem endoktrin bisa terganggu karena kimia, polusi, hingga pemanasan global. Adapun gejala dari diabetes tipe 1 yang paling mudah terlihat, yaitu anak mampu mengonsumsi banyak makanan, banyak minum, sering buang air kecil, namun berat badannya tidak mengalami peningkatan, justru terus menurun. Selain itu, lebih mudah lelah dan tampak tidak bersemangat.

Oleh karena itu, Aman mengimbau kepada para orang tua dan pengasuh anak agar mereka bisa lebih meningkatkan kewaspadaan bila gejala-gejala tersebut dialami oleh anak.

Ia juga mengingatkan bahwa tidak menutup kemungkinan anak juga bisa mengalami diabetes ganda, dimana anak menyandang diabetes tipe 1 dan 2 secara bersamaan. Penyebabnya bisa karena pola makan yang tidak sehat dan seimbang, gaya hidup sedenter atau malas melakukan aktivitas fisik atau menggerakkan tubuh, serta kurangnya penanganan.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore