
ILUSTRASI: Kekerasan terhadap anak.
JawaPos.com – Orang kerap tidak sadar anaknya mengalami kekerasan verbal. Baik di dalam maupun di luar rumah. Sebuah penelitian dari Amerika menyatakan bahwa kekerasan verbal terhadap anak bisa memicu depresi, kepercayaan diri, rasa cemas, dan beberapa hal lainnya.
Hasil penelitian itu terdapat di jurnal Child Abuse & Neglect. Dilansir Daily Mail, peneliti dari dari North Carolina, negara bagian Amerika, menyebutkan telah melakukan 160 penelitian tentang kekerasan verbal dan perkembangan anak-anak.
Dalam penelitian itu menyimpulkan bahwa anak yang sering dimarahi, diteriaki, atau direndahkan secara verbal oleh orang dewasa dapat mengalami dampak buruk. Dampaknya sama seperti ketika si anak mengalami kekerasan fisik ataupun seksual.
Dampak kekerasan verbal seperti itu terhadap anak yakni memicu depresi, kecemasan dan ketidakpercayaan diri. Bahkan anak bisa nekat menggunakan narkoba, atau terlibat dalam perbuatan kejahatan.
Penelitian itu menyebut empat kategori penganiayaan terhadap anak. Yakni, kekerasan fisik, kekerasan seksual, kekerasan emosional, dan penelantaran. Hasilnya, belakangan ini tingkat kekerasan fisik dan seksual cenderung menurun. Tetapi, kekerasan emosional atau kekerasan verbal justru meningkat.
Berdasarkan temuan itu, para peneliti menyatakan kekerasan verbal dilakukan lebih terang-terangan.
Profesor Shanta Dube, direktur Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Wingate di North Carolina yang juga penulis utama penelitian itu mengungkapkan, bahwa kekerasan verbal pada anak-anak menjadi subtipe kekerasan karena dampak buruknya seumur hidup.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
