
Ilustrasi minuman soda.
JawaPos.com – Soda merupakan air yang mengandung karbondioksida atau CO2. Minum soda setiap hari akan merusak tubuh karena mengandung banyak gula. Menurut American Heart Association (AHA), mengonsumsi gula disarankan kurang dari 25 gram untuk perempuan dan kurang dari 36 gram untuk pria dalam sehari.
Dalam satu kaleng soda mengandung sekitar 39 gram. Dengan mengonsumsi satu kaleng soda sudah melebihi anjuran gula harian kamu. Hal ini bisa berbahaya bagi kesehatan tubuh.
Ini yang terjadi pada tubuh kamu, ketika mengonsumsi soda setiap hari:
1. Berat Badan Bertambah
Minum soda setiap hari bisa menyebabkan berat badan bertambah. Hal ini karena setiap kaleng soda mengandung sekitar 150 hingga 200 kalori. Kalori yang tinggi tersebut bisa menyebabkan kelebihan kalori, jika tidak diimbangi dengan aktivitas fisik.
Penelitian dari International Journal of Behavioral Nutrition and Physical Activity menemukan, aktivitas fisik yang dilakukan ketika waktu senggang tidak dapat mengimbangi kenaikan berat badan akibat mengonsumsi minuman bersoda.
2. Peningkatan Risiko Diabetes Tipe 2
Konsumsi soda secara rutin bisa menyebabkan lonjakan gula darah dan kadar insulin. Jika kondisi ini terus terjadi akan mengakibatkan resistensi insulin, yang bisa menimbulkan diabetes tipe 2.
Penelitian yang diterbitkan jurnal Diabetes Care menunjukkan, orang yang setiap hari minum-minuman manis, seperti soda bisa meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2 sebesar 26 persen.
Studi lain dari Diabetes Care pada 2019 menemukan, risiko diabetes bagi kamu yang mengonsumsi minuman manis setiap hari meningkat sebesar 16 persen dalam kurun waktu empat tahun.
3. Menurunnya Kesehatan Tulang
Asam folat yang terkandung dalam minuman soda dapat mengusik penyerapan kalsium, berpotensi melemahkan tulang dan meningkatkan risiko patah tulang. The American Journal of Clinical Nutrition mengatakan, setiap soda yang dikonsumsi sepanjang hari bisa meningkatkan risiko penderita patah tulang pinggul sebesar 14 persen.
4. Masalah pada Kesehatan Mulut
Minuman soda bisa merusak gigi, erosi enamel, hingga kehilangan gigi. Studi dalam jurnal Biomimetics mengatakan, soda cukup asam dan biasanya mengandung banyak gula yang diubah menjadi asam laktat oleh plak. Selain merusak gigi, soda juga berdampak buruk pada kebersihan mulut, seperti perubahan pada air liur dan gusi.
Air liur berperan penting dalam menjaga kesehatan mulut karena bisa menetralkan asam di mulut dan menetralkan asam di mulut dan membersihkan partikel makanan serta bakteri. Soda bisa menurunkan produksi air liur sehingga membuat mulut menjadi sulit melawan bakteri yang berbahaya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
