
seseorang yang bersikap kasar kepada pasangan./Magnific/garakta_studio
JawaPos.com - Dalam hubungan romantis, tidak semua konflik muncul karena hilangnya rasa sayang. Kadang-kadang, seseorang masih mencintai pasangannya, tetapi cara ia mengekspresikan marah, kecewa, lelah, atau frustrasi justru menjadi kasar.
Nada bicara meninggi. Jawaban menjadi ketus. Perkataan yang seharusnya bisa disampaikan dengan tenang berubah menjadi sindiran. Masalah kecil berkembang menjadi pertengkaran besar. Bahkan, setelah semuanya selesai, muncul penyesalan: “Kenapa tadi aku bicara seperti itu?”
Jika kamu pernah mengalami hal semacam ini, penting untuk memahami bahwa menyadari perilaku tersebut adalah langkah awal yang sangat berarti. Bersikap kasar memang tidak bisa dibenarkan hanya karena sedang marah atau terluka. Namun, perilaku tersebut juga bisa dipelajari, dipahami, dan secara perlahan diubah.
Dalam psikologi, perubahan perilaku biasanya tidak cukup hanya dengan mengatakan, “Aku harus lebih sabar.” Kita perlu mengetahui apa yang memicu perilaku tersebut, mengenali pola yang terjadi, lalu membangun respons baru yang lebih sehat.
Dilansir dari Psychology Today pada Senin (5/10), jika kamu merasa akhir-akhir ini sering bersikap kasar kepada pasangan, berikut enam hal yang bisa dilakukan untuk mulai menguranginya.
1. Kenali pemicu sebelum mencoba mengubah reaksimu
Banyak orang berusaha menghentikan perilaku kasar tanpa pernah memahami apa yang sebenarnya memicunya.
Misalnya, kamu mungkin berpikir bahwa masalahnya adalah pasangan yang “terlalu banyak bertanya”. Padahal, setelah diperhatikan lebih jauh, kamu ternyata lebih mudah marah ketika sedang kurang tidur, banyak pekerjaan, merasa tidak dihargai, atau sedang menghadapi tekanan lain.
Artinya, pasangan belum tentu menjadi satu-satunya sumber kemarahan. Bisa jadi, pasangan hanya berada di tempat yang paling dekat ketika emosi yang sudah menumpuk akhirnya keluar.
Karena itu, langkah pertama adalah belajar mengenali pemicu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fulham vs Hull City: The Tigers Berpeluang Menang Tipis di Craven Cottage
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah
Prediksi Skor Lille vs Brest di Liga Prancis: Verdonk Starter, Les Dogues Berjaya di Pierre Mauroy
Prediksi Susunan Pemain Real Betis vs Barcelona: Yamal dan Adeyemi Jadi Andalan
Prediksi Skor Hamburger SV vs Stuttgart: Die Roten Siap Pesta Gol di Volksparkstadion
Prediksi Skor Espanyol vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Los Rojiblancos Pertahankan Laju Positif
Prediksi Skor PSGC Ciamis vs PSIS Semarang di Pegadaian Championship: Tuan Rumah Hadapi Ujian Berat
Prediksi Susunan Pemain AS Roma vs Genoa: Santiago Castro Siap Jadi Andalan
Prediksi Skor Semen Padang vs PSMS di Championship: Kabau Sirah Bidik Kemenangan Kandang Perdana
Prediksi RANS Nusantara vs Persela Lamongan: Laskar Joko Tingkir Berburu Kemenangan di Malang

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022