Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Oktober 2026 | 17.16 WIB

Ingin Mengembangkan dan Memperdalam Praktik Meditasi? Lakukan 6 Langkah untuk Mencapai Mindfulness

seseorang yang berusaha mencapai mindfulness./Magnific/jcomp - Image

seseorang yang berusaha mencapai mindfulness./Magnific/jcomp

JawaPos.com - Meditasi sering kali dianggap sebagai aktivitas untuk menenangkan pikiran. Duduk diam, memejamkan mata, mengatur napas, lalu berusaha mengosongkan kepala dari berbagai pikiran. Namun, jika dilihat dari perspektif psikologi, meditasi—khususnya mindfulness meditation—bukan sekadar usaha untuk membuat pikiran menjadi kosong.

Mindfulness lebih berkaitan dengan kemampuan untuk menyadari pengalaman yang sedang berlangsung tanpa langsung menghakimi, melawan, atau terbawa oleh pengalaman tersebut.

Ketika sedang makan, kita benar-benar menyadari makanan. Ketika sedang berjalan, kita menyadari gerakan tubuh. Ketika muncul rasa marah, kita menyadari bahwa kemarahan sedang muncul. Ketika pikiran tentang masa lalu atau masa depan datang, kita mengenalinya sebagai pikiran, bukan secara otomatis mempercayai atau mengikutinya.

Inilah salah satu alasan mengapa meditasi mindfulness banyak mendapatkan perhatian dalam psikologi. Praktik ini tidak hanya berbicara tentang relaksasi, tetapi juga tentang bagaimana seseorang membangun hubungan yang lebih sadar dengan pikiran, emosi, tubuh, dan lingkungan di sekitarnya.

Namun, memperdalam meditasi bukan berarti harus langsung bermeditasi selama satu jam setiap hari. Justru, perkembangan mindfulness biasanya lebih realistis jika dibangun secara bertahap.

Dilansir dari Psychology Today pada Senin (5/10), jika Anda ingin mengembangkan dan memperdalam praktik meditasi, berikut 6 langkah yang dapat dilakukan untuk melatih mindfulness berdasarkan prinsip-prinsip psikologi.

1. Mulailah dengan Melatih Perhatian pada Satu Hal

Salah satu kemampuan dasar dalam mindfulness adalah attention regulation, yaitu kemampuan untuk mengarahkan dan mempertahankan perhatian.

Masalahnya, perhatian manusia secara alami mudah berpindah.

Saat mencoba memperhatikan napas, misalnya, beberapa detik kemudian pikiran bisa tiba-tiba memikirkan pekerjaan. Setelah itu muncul ingatan tentang percakapan kemarin. Kemudian Anda mulai memikirkan rencana akhir pekan. Tanpa disadari, beberapa menit telah berlalu.

Editor: Hanny Suwindari
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore