
ilustrasi meditasi (magnific)
JawaPos.com – Meditasi sering kali dimulai dengan tujuan sederhana: ingin mengurangi stres, menenangkan pikiran, atau sekadar mencari jeda dari hiruk-pikuk kehidupan.
Namun, ketika dilakukan secara konsisten selama bertahun-tahun, praktik ini disebut dapat memberikan perubahan yang lebih dalam.
Dalam artikel Hack Spirit yang ditulis Lachlan Brown, penelitian ilmu saraf menunjukkan bahwa meditasi jangka panjang berkaitan dengan perubahan cara otak memproses perhatian, bahkan ketika seseorang sedang tidak bermeditasi.
Salah satu penelitian yang dibahas berasal dari University of Haifa dan diterbitkan pada 2024 di Frontiers in Human Neuroscience.
Penelitian tersebut membandingkan aktivitas otak para meditator berpengalaman dengan orang yang tidak memiliki pengalaman meditasi.
Hasilnya menunjukkan bahwa meditator berpengalaman lebih sering berada dalam kondisi otak yang berkaitan dengan persepsi sensorik dan perhatian saat beristirahat.
Perubahan yang muncul bukan berarti seseorang tiba-tiba mampu berkonsentrasi tanpa gangguan. Justru pergeserannya berlangsung halus.
Menurut Hack Spirit, latihan jangka panjang dapat membuat perhatian terasa lebih ringan, membantu seseorang menyadari gangguan atau reaksi emosional lebih cepat, serta membuat pikiran lebih mudah kembali setelah mengembara. Dengan kata lain, kemampuan untuk “menyadari” sesuatu perlahan dapat menjadi respons yang lebih otomatis.
Menariknya, konsistensi disebut lebih penting daripada intensitas. Seseorang tidak harus bermeditasi berjam-jam atau menjalani retret panjang untuk mendapatkan manfaat.
Artikel tersebut menekankan bahwa latihan singkat tetapi dilakukan secara rutin dapat lebih berarti dalam jangka panjang dibandingkan sesi panjang yang hanya dilakukan sesekali.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022