
seseorang yang menyukai hidup melajang./Magnific/yanalya
JawaPos.com - Dulu, hidup melajang sering dipandang sebagai sesuatu yang sementara. Seseorang dianggap belum menikah karena belum menemukan pasangan yang tepat, belum mapan, atau masih menunggu waktu yang dianggap ideal.
Namun, pandangan tersebut perlahan berubah.
Bagi sebagian perempuan, hidup melajang bukan lagi sekadar "menunggu seseorang datang". Melajang dapat menjadi pilihan hidup yang memberikan ruang untuk berkembang, mengejar tujuan pribadi, menjaga ketenangan emosional, dan menentukan sendiri bagaimana kehidupan ingin dijalani.
Fenomena ini juga menarik perhatian psikologi. Mengapa sebagian perempuan tampaknya lebih nyaman menjalani kehidupan tanpa pasangan dibandingkan sebagian pria? Apakah perempuan memang lebih mampu menikmati kesendirian? Ataukah ada faktor sosial dan psikologis yang membuat pengalaman melajang antara perempuan dan pria berbeda?
Pertanyaan tersebut tidak memiliki satu jawaban sederhana.
Tidak semua perempuan ingin melajang, sebagaimana tidak semua pria merasa membutuhkan pasangan. Preferensi terhadap hubungan romantis dipengaruhi oleh kepribadian, pengalaman masa lalu, usia, kondisi ekonomi, lingkungan sosial, nilai pribadi, dan budaya.
Dilansir dari Psychology Today pada Kamis (24/9), ada beberapa penjelasan psikologis yang dapat membantu memahami mengapa sebagian perempuan dapat merasa lebih nyaman dengan kehidupan lajang dibandingkan sebagian pria.
1. Perempuan Lebih Banyak Mendapatkan Dukungan Emosional dari Lingkaran Sosial
Salah satu faktor penting adalah cara seseorang membangun hubungan sosial di luar hubungan romantis.
Dalam banyak budaya, perempuan cenderung memiliki jaringan sosial yang lebih beragam. Mereka dapat memiliki teman dekat, saudara, keluarga, komunitas, atau kelompok sosial yang menjadi tempat berbagi cerita dan mendapatkan dukungan emosional.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022