Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 September 2026 | 23.07 WIB

Tanpa Disadari, 10 Kebiasaan Minta Maaf Ini Bisa Mengikis Harga Diri

Ilustrasi orang yang mempertahankan harga diri. mereka (Freepik/freepik) - Image

Ilustrasi orang yang mempertahankan harga diri. mereka (Freepik/freepik)

JawaPos.com – Mengucapkan maaf merupakan bagian penting dalam kehidupan sosial. Ketika melakukan kesalahan atau menyakiti orang lain, meminta maaf menjadi bentuk tanggung jawab sekaligus penghargaan terhadap perasaan orang lain.

Namun, kebiasaan mengatakan “maaf” secara berlebihan juga perlu diperhatikan. Ada kalanya seseorang meminta maaf bukan karena melakukan kesalahan, melainkan karena merasa tidak enak, takut mengecewakan orang lain, atau terbiasa mendahulukan kebutuhan orang di sekitarnya.

Dilansir dari Expert Editor, kebiasaan meminta maaf untuk situasi yang sebenarnya tidak membutuhkan permintaan maaf dapat berkaitan dengan rendahnya rasa percaya diri atau keinginan kuat untuk mendapatkan penerimaan dari lingkungan.

Jika dilakukan terus-menerus, seseorang bisa terbiasa menganggap kebutuhan dan perasaannya sendiri sebagai sesuatu yang harus disalahkan. Berikut 10 situasi yang sebenarnya tidak selalu membutuhkan kata “maaf”.

1. Ketika Memiliki Pandangan Berbeda

Perbedaan pendapat merupakan hal yang lumrah dalam sebuah hubungan, baik dengan teman, keluarga maupun rekan kerja.

Anda tidak harus meminta maaf hanya karena memiliki pandangan yang berbeda. Selama pendapat tersebut disampaikan dengan sopan dan tidak merendahkan orang lain, perbedaan perspektif merupakan bagian dari komunikasi yang sehat.

2. Saat Mengatakan “Tidak”

Menolak sebuah permintaan bukan berarti Anda menjadi orang yang egois atau tidak peduli.

Setiap orang memiliki batas kemampuan, waktu, dan energi. Karena itu, Anda berhak mengatakan tidak ketika memang tidak mampu atau tidak ingin memenuhi suatu permintaan.

Daripada terus meminta maaf, penolakan dapat disampaikan secara tegas tetapi tetap menghargai orang lain.

3. Ketika Sedang Menunjukkan Emosi

Menangis, merasa kecewa, marah, atau sedih merupakan bagian dari pengalaman emosional manusia.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore