
Komandan Kodim 0901/Samarinda Kolonel Infateri Arif Hermad. (Istimewa)
JawaPos.com - Komandan Kodim 0901/Samarinda Kolonel Infateri Arif Hermad menyampaikan permohonan maaf kepada publik. Itu dia lakukan setelah viral seorang babinsa berdebat dengan petugas Satpol PP yang tengah melakukan razia atau penertiban di salah kafe.
Video perdebatan antara babinsa dengan petugas Satpol PP itu beredar luas di media sosial (medsos) dan menjadi sorotan publik. Belakangan diketahui bahwa peristiwa itu terjadi di Jalan Teungku Umar, Kelurahan Karang Asam Ulu, Samarinda pada Selasa malam (22/9).
Menurut Kolonel Arif, keberadaan babinsa di lokasi tersebut bermula dari laporan pemilik kafe yang melapor terjadi keributan. Setelah menerima laporan, babinsa itu langsung mendatangi lokasi. Tujuannya memantau dan memastikan situasi di wilayah binaannya tetap kondusif.
Sekitar pukul 23.30 WITA, Satpol PP Kota Samarinda tiba di lokasi untuk melakukan penertiban. Saat kegiatan berlangsung, terjadi komunikasi antara babinsa dengan kepala Satpol PP Kota Samarinda yang kemudian berkembang hingga menjadi viral di medsos.
Mereka berdebat dan berbeda pendapat tentang pelaksanaan tugas di lapangan. Arif menegaskan bahwa masing-masing pihak memiliki tugas dan kewenangan yang berbeda. Babinsa melaksanakan fungsi pembinaan teritorial dan pemantauan wilayah, sedangkan Satpol PP melaksanakan tugas penegakan peraturan daerah.
”Atas kejadian yang terjadi, saya selaku komandan Kodim 0901/Samarinda menyampaikan permohonan maaf kepada Pemerintah Kota Samarinda apabila dalam pelaksanaan tugas di lapangan terdapat sikap, ucapan, maupun komunikasi dari anggota kami yang menimbulkan ketidaknyamanan atau kesalahpahaman,” kata dia dalam keterangan resmi pada Rabu (23/9).
Menurut Arif, permohonan maaf tersebut merupakan bentuk tanggung jawab sekaligus komitmen Kodim 0901/Samarinda untuk tetap menjaga hubungan baik dan sinergi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda serta seluruh unsur terkait.
Menurut dia, persoalan yang terjadi seharusnya berkembang menjadi persoalan antarlembaga. Apalagi hubungan TNI dengan Pemkot Samarinda selama ini berjalan baik dan sama-sama punya menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusifitas masyarakat.
”Kami menghormati tugas dan kewenangan Satpol PP Kota Samarinda. Demikian juga kami akan melakukan evaluasi internal agar komunikasi dan koordinasi personel kami di lapangan ke depan dapat berjalan lebih baik,” harapnya.
Tidak hanya menyampaikan permohonan maaf, Arif juga menyampaikan bahwa proses pendalaman terhadap kejadian tersebut tetap berjalan. Detasemen Polisi Militer (Denpom) VI/1 Samarinda masih melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan dari pihak-pihak terkait untuk mendapatkan gambaran secara utuh.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022