
seseorang yang dihampiri hal-hal buruk./Magnific/seanpay52
JawaPos.com - Pernahkah Anda bertanya-tanya, mengapa seseorang yang dikenal baik, suka menolong, tidak banyak menyakiti orang lain, dan berusaha menjalani hidup dengan tulus justru sering menghadapi masalah?
Ia mungkin sudah berusaha memperlakukan orang lain dengan baik, tetapi tetap dikecewakan. Sudah berusaha jujur, tetapi justru dimanfaatkan. Sudah berusaha menghindari konflik, tetapi malah menjadi tempat pelampiasan emosi orang lain.
Situasi seperti ini sering memunculkan pertanyaan yang sulit dijawab: mengapa hal-hal buruk seolah-olah lebih sering datang kepada orang baik?
Dalam psikologi, sebenarnya tidak ada hukum yang menyatakan bahwa orang baik pasti lebih sering mengalami kejadian buruk. Kehidupan tidak bekerja berdasarkan prinsip bahwa kebaikan selalu langsung dibalas dengan keberuntungan. Namun, terdapat sejumlah pola psikologis dan sosial yang dapat membuat seseorang yang cenderung baik, empatik, atau terlalu mengutamakan orang lain menjadi lebih rentan terhadap situasi tertentu.
Dengan kata lain, persoalannya bukan karena kebaikan adalah penyebab masalah. Justru, cara seseorang menggunakan kebaikan, menetapkan batasan, menghadapi konflik, dan memahami perilaku orang lain dapat memengaruhi pengalaman yang mereka alami.
Dilansir dari Psychology Today pada Senin (21/9), terdapat enam alasan yang dapat membantu menjelaskan fenomena tersebut.
1. Orang yang Terlalu Baik Kadang Sulit Mengatakan “Tidak”
Salah satu alasan yang cukup sering muncul adalah kesulitan menetapkan batasan.
Orang yang memiliki empati tinggi biasanya mampu memahami kebutuhan dan perasaan orang lain. Mereka tidak ingin membuat orang lain kecewa. Ketika dimintai bantuan, mereka cenderung berpikir:
"Kalau saya tidak membantu, bagaimana nasib dia?"
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022