
seseorang yang dihampiri hal-hal buruk./Magnific/seanpay52
JawaPos.com - Pernahkah Anda bertanya-tanya, mengapa seseorang yang dikenal baik, suka menolong, tidak banyak menyakiti orang lain, dan berusaha menjalani hidup dengan tulus justru sering menghadapi masalah?
Ia mungkin sudah berusaha memperlakukan orang lain dengan baik, tetapi tetap dikecewakan. Sudah berusaha jujur, tetapi justru dimanfaatkan. Sudah berusaha menghindari konflik, tetapi malah menjadi tempat pelampiasan emosi orang lain.
Situasi seperti ini sering memunculkan pertanyaan yang sulit dijawab: mengapa hal-hal buruk seolah-olah lebih sering datang kepada orang baik?
Dalam psikologi, sebenarnya tidak ada hukum yang menyatakan bahwa orang baik pasti lebih sering mengalami kejadian buruk. Kehidupan tidak bekerja berdasarkan prinsip bahwa kebaikan selalu langsung dibalas dengan keberuntungan. Namun, terdapat sejumlah pola psikologis dan sosial yang dapat membuat seseorang yang cenderung baik, empatik, atau terlalu mengutamakan orang lain menjadi lebih rentan terhadap situasi tertentu.
Dengan kata lain, persoalannya bukan karena kebaikan adalah penyebab masalah. Justru, cara seseorang menggunakan kebaikan, menetapkan batasan, menghadapi konflik, dan memahami perilaku orang lain dapat memengaruhi pengalaman yang mereka alami.
Dilansir dari Psychology Today pada Senin (21/9), terdapat enam alasan yang dapat membantu menjelaskan fenomena tersebut.
1. Orang yang Terlalu Baik Kadang Sulit Mengatakan “Tidak”
Salah satu alasan yang cukup sering muncul adalah kesulitan menetapkan batasan.
Orang yang memiliki empati tinggi biasanya mampu memahami kebutuhan dan perasaan orang lain. Mereka tidak ingin membuat orang lain kecewa. Ketika dimintai bantuan, mereka cenderung berpikir:
"Kalau saya tidak membantu, bagaimana nasib dia?"
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022