
seseorang yang sering tiba-tiba berhenti membalas pesan. (Freepik/freepik_)
JawaPos.com – Pesan teks telah menjadi salah satu cara paling praktis untuk berkomunikasi. Mulai dari berbincang dengan teman, mengatur pertemuan, hingga menyelesaikan urusan pekerjaan, semuanya dapat dilakukan hanya melalui beberapa ketukan di layar.
Namun, situasi bisa menjadi membingungkan ketika seseorang yang sebelumnya aktif berkomunikasi tiba-tiba tidak lagi memberikan balasan. Pesan yang sebelumnya cepat direspons mendadak hanya berstatus terkirim atau terbaca tanpa ada kelanjutan percakapan.
Sikap tersebut tidak selalu berarti seseorang sengaja mengabaikan lawan bicaranya. Dilansir dari Geediting, ada sejumlah kemungkinan karakter dan kondisi yang dapat membuat seseorang memilih berhenti merespons pesan. Namun, kebiasaan tersebut tidak bisa dijadikan dasar untuk memastikan kepribadian seseorang karena setiap situasi dapat memiliki penyebab yang berbeda.
Berikut beberapa kemungkinan yang kerap dikaitkan dengan kebiasaan tersebut:
Sebagian orang membutuhkan waktu sendiri setelah menjalani banyak aktivitas atau berinteraksi dengan banyak orang. Ketika merasa terlalu penuh dengan berbagai tuntutan, mereka mungkin memilih mengurangi komunikasi untuk sementara.
Diam bukan selalu berarti tidak peduli. Bisa jadi, mereka sedang berusaha mengatur kembali energi dan pikirannya sebelum kembali berkomunikasi.
Bagi orang tertentu, menerima banyak pesan sekaligus justru dapat menimbulkan tekanan. Mereka mungkin merasa harus memberikan jawaban yang tepat atau takut salah dalam merespons.
Ketika kecemasan tersebut muncul, pilihan yang diambil bisa berupa menunda balasan. Sayangnya, penundaan tersebut terkadang berlangsung lebih lama dari yang direncanakan.
Tidak semua orang menikmati komunikasi melalui layar. Ada individu yang merasa percakapan tatap muka jauh lebih mudah dibandingkan harus menyusun pesan teks.
Mereka mungkin kurang aktif melalui chat, tetapi tetap komunikatif ketika bertemu langsung. Karena itu, frekuensi seseorang membalas pesan tidak selalu menggambarkan seberapa besar kepeduliannya terhadap hubungan tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022