Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 7 September 2026 | 21.11 WIB

7 Alasan Mengapa Setiap Orang Perlu Memahami Kekuatan Mereka Secara Mendalam Menurut Psikologi

seseorang yang memahami kekuatan dirinya sendiri./Magnific/Wiroj Sidhisoradej - Image

seseorang yang memahami kekuatan dirinya sendiri./Magnific/Wiroj Sidhisoradej

JawaPos.com - Setiap orang memiliki kekuatan. Ada orang yang mampu berpikir secara sistematis, ada yang sangat kreatif, ada yang pandai memahami perasaan orang lain, ada yang memiliki ketekunan luar biasa, dan ada pula yang mampu tetap tenang ketika menghadapi tekanan.

Namun, memiliki kekuatan dan memahami kekuatan tersebut secara mendalam adalah dua hal yang berbeda.

Banyak orang sebenarnya memiliki kemampuan yang kuat, tetapi tidak menyadarinya. Mereka justru lebih sering memikirkan kekurangan, kegagalan, kritik dari orang lain, atau hal-hal yang belum berhasil mereka capai. Akibatnya, seseorang bisa menjalani bertahun-tahun hidup tanpa benar-benar memahami apa yang membuat dirinya bernilai dan efektif.

Dilansir dari Psychology Today pada Minggu (6/9), dalam psikologi, mengenali kekuatan diri bukan sekadar aktivitas untuk meningkatkan rasa percaya diri. Pemahaman terhadap kekuatan diri berkaitan dengan self-awareness, pembentukan identitas, motivasi, kesejahteraan psikologis, kemampuan mengambil keputusan, hingga cara seseorang menghadapi tantangan.

Memahami kekuatan bukan berarti menganggap diri sempurna. Sebaliknya, pemahaman yang sehat terhadap kekuatan justru membuat seseorang memiliki gambaran yang lebih realistis tentang dirinya: mengetahui apa yang dapat dilakukan dengan baik, dalam kondisi seperti apa kemampuan tersebut muncul, kapan kekuatan itu tidak efektif, dan bagaimana mengembangkannya.

Lalu, mengapa setiap orang perlu memahami kekuatannya secara mendalam?

1. Memahami Kekuatan Membantu Seseorang Mengenal Dirinya Sendiri

Salah satu fondasi penting dalam psikologi adalah self-awareness, yaitu kemampuan untuk memahami pikiran, emosi, perilaku, nilai, kebutuhan, dan karakteristik diri sendiri.

Tanpa kesadaran diri yang cukup, seseorang dapat menjalani kehidupan berdasarkan asumsi orang lain.

Misalnya, seseorang mungkin memilih pekerjaan tertentu karena dianggap bergengsi oleh keluarga. Seseorang lainnya mungkin mengejar posisi tinggi karena merasa harus membuktikan dirinya kepada orang lain. Ada pula yang terus berusaha menjadi seseorang yang sebenarnya tidak sesuai dengan karakter dan kekuatannya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore