
seseorang yang menjadi kecanduan dalam suatu hal./Magnific/DC Studio
JawaPos.com - Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa dua orang bisa melakukan hal yang sama, tetapi hanya salah satunya yang akhirnya menjadi kecanduan?
Dua orang bisa sama-sama bermain gim, menggunakan media sosial, minum kopi, berbelanja, menonton video, berjudi, atau mengonsumsi zat tertentu. Pada awalnya, aktivitas tersebut mungkin hanya dilakukan untuk bersenang-senang, menghilangkan stres, atau mengisi waktu luang. Namun, pada sebagian orang, kebiasaan tersebut perlahan berubah menjadi sesuatu yang sulit dikendalikan.
Orang tersebut mungkin mulai menghabiskan lebih banyak waktu untuk aktivitas itu. Ia merasa gelisah ketika tidak melakukannya. Pekerjaan, hubungan sosial, kesehatan, atau keuangan mulai terganggu. Bahkan ketika sadar bahwa kebiasaan tersebut menimbulkan masalah, ia tetap kesulitan berhenti.
Sementara itu, orang lain yang melakukan aktivitas serupa tidak mengalami hal yang sama.
Mengapa?
Menurut psikologi, kecanduan bukanlah hasil dari satu penyebab tunggal. Kecenderungan seseorang untuk mengalami perilaku adiktif merupakan hasil interaksi berbagai faktor: kondisi biologis, pengalaman hidup, kepribadian, lingkungan, cara seseorang mengelola emosi, serta bagaimana otak belajar menghubungkan suatu perilaku dengan rasa senang atau rasa lega.
Dengan kata lain, bukan hanya apa yang dilakukan seseorang yang menentukan apakah ia akan kecanduan, tetapi juga mengapa ia melakukannya, bagaimana ia merasakan efeknya, dan kondisi kehidupannya ketika perilaku tersebut berkembang menjadi kebiasaan.
Dilansir dari Psychology Today pada Jumat (4/9), terdapat enam alasan utama yang dapat menjelaskan perbedaan tersebut.
1. Setiap orang memiliki tingkat sensitivitas terhadap “hadiah” yang berbeda
Salah satu konsep penting dalam psikologi kecanduan adalah reward system, yaitu mekanisme yang membuat manusia terdorong mengulangi sesuatu yang dianggap menyenangkan atau bermanfaat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
