
seseorang yang merasa hidupnya terasa sepi./Magnific/stefamerpik
JawaPos.com - Kesepian sering kali terlihat seperti sesuatu yang sederhana: tidak punya teman untuk diajak bicara, tidak memiliki pasangan, atau terlalu sering sendirian. Namun, dalam psikologi, kesepian tidak selalu berkaitan dengan seberapa banyak orang yang ada di sekitar kita.
Seseorang bisa berada di tengah keluarga, memiliki banyak teman, aktif di media sosial, bahkan menjalani kehidupan yang terlihat menyenangkan—tetapi tetap merasa kosong dan sendirian.
Inilah yang membuat kesepian terkadang sulit dipahami. Masalahnya bukan selalu tentang tidak adanya orang lain, melainkan tentang tidak adanya hubungan yang terasa cukup dekat, aman, dan bermakna.
Kesepian juga dapat muncul secara perlahan. Seseorang mungkin tetap bekerja, tertawa, berbincang, dan menjalani rutinitas seperti biasa. Dari luar tidak ada yang tampak salah. Namun, di dalam dirinya ada perasaan seperti tidak benar-benar dipahami, tidak punya tempat untuk pulang secara emosional, atau merasa bahwa kehidupan berjalan tanpa benar-benar melibatkan dirinya.
Dilansir dari Psychology Today pada Kamis (20/8), terdapat enam alasan tersembunyi yang dapat membuat seseorang merasa kesepian, sekaligus beberapa hal yang menurut perspektif psikologi dapat membantu.
1. Terlalu Terbiasa Menyimpan Semuanya Sendiri
Salah satu penyebab kesepian yang sering tidak disadari adalah kebiasaan untuk selalu menghadapi masalah sendirian.
Ada orang yang sejak lama belajar bahwa menunjukkan kelemahan bukanlah sesuatu yang aman. Ketika sedih, ia memilih diam. Ketika kecewa, ia mengatakan bahwa semuanya baik-baik saja. Ketika membutuhkan bantuan, ia justru merasa tidak enak untuk meminta.
Lama-kelamaan, kemandirian yang awalnya merupakan kekuatan dapat berubah menjadi sebuah tembok.
Orang lain mungkin sebenarnya ingin mendekat, tetapi mereka tidak pernah benar-benar mengetahui apa yang sedang terjadi di dalam diri kita. Percakapan akhirnya hanya berada di permukaan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022