
Ilustrasi seseorang yang jarang menunjukkan emosi
JawaPos.com – Cara seseorang menunjukkan emosi bisa sangat berbeda. Ada orang yang mudah memperlihatkan rasa senang, sedih, kecewa, atau marah, sementara sebagian lainnya cenderung menyimpan perasaan dan terlihat tenang dalam berbagai situasi.
Sikap yang minim ekspresi tersebut tidak selalu berarti seseorang tidak memiliki emosi. Cara menampilkan perasaan dapat dipengaruhi oleh kepribadian, lingkungan, pola asuh, hingga pengalaman hidup yang pernah dilalui.
Masa kanak-kanak menjadi salah satu periode ketika seseorang mulai belajar memahami emosi dan menentukan bagaimana cara meresponsnya. Pengalaman tertentu dapat membuat seorang anak terbiasa mengungkapkan perasaan, sementara pengalaman lainnya justru membuat mereka lebih berhati-hati dalam menunjukkannya.
Dilansir dari Geediting, berikut tujuh pengalaman masa kecil yang dapat berkaitan dengan kebiasaan seseorang menyimpan emosi ketika dewasa.
Baca Juga:Ingin Anak Remaja Berhenti Galau Akibat Sering Scroll Ponsel? Lakukan 7 Perilaku Menurut Psikologi
1. Tumbuh dalam Keluarga yang Tidak Terbiasa Membicarakan Perasaan
Seorang anak belajar banyak hal dari lingkungan terdekatnya, termasuk cara mengelola emosi. Jika di rumah perasaan jarang dibicarakan, anak mungkin tidak mendapatkan banyak kesempatan untuk belajar mengungkapkan apa yang sedang dirasakan.
Misalnya, menangis dianggap sebagai sesuatu yang memalukan atau menunjukkan kesedihan justru dianggap sebagai tanda kelemahan.
Dalam kondisi seperti ini, anak dapat belajar bahwa menyimpan emosi merupakan cara yang lebih aman atau lebih diterima oleh lingkungan.
2. Pernah Dipermalukan Ketika Menunjukkan Emosi
Pengalaman negatif ketika mengekspresikan perasaan dapat meninggalkan kesan mendalam. Anak yang pernah ditertawakan saat menangis, dimarahi ketika marah, atau dianggap berlebihan ketika merasa takut mungkin menjadi lebih berhati-hati di kemudian hari.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fulham vs Hull City: The Tigers Berpeluang Menang Tipis di Craven Cottage
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah
Prediksi Skor Lille vs Brest di Liga Prancis: Verdonk Starter, Les Dogues Berjaya di Pierre Mauroy
Prediksi Susunan Pemain Real Betis vs Barcelona: Yamal dan Adeyemi Jadi Andalan
Prediksi Skor Hamburger SV vs Stuttgart: Die Roten Siap Pesta Gol di Volksparkstadion
Prediksi Skor Espanyol vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Los Rojiblancos Pertahankan Laju Positif
Prediksi Skor PSGC Ciamis vs PSIS Semarang di Pegadaian Championship: Tuan Rumah Hadapi Ujian Berat
Prediksi Susunan Pemain AS Roma vs Genoa: Santiago Castro Siap Jadi Andalan
Prediksi Skor Semen Padang vs PSMS di Championship: Kabau Sirah Bidik Kemenangan Kandang Perdana
Prediksi RANS Nusantara vs Persela Lamongan: Laskar Joko Tingkir Berburu Kemenangan di Malang

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022