
Ilustrasi seorang ibu dan anak laki-lakinya. (Pexels/www.kaboompics.com)
JawaPos.com - Dalam proses tumbuh kembang, tidak sedikit orang tua mulai merasakan perubahan sikap pada anak, khususnya anak laki-laki.
Anak yang dulunya terbuka, ekspresif, dan mudah bercerita, perlahan menjadi lebih pendiam, tertutup, bahkan cenderung menjaga jarak secara emosional.
Perubahan ini sering kali menimbulkan kekhawatiran, terutama ketika orang tua merasa kehilangan kedekatan yang sebelumnya begitu kuat.
Dalam perspektif ilmu parenting dan psikologi perkembangan, kondisi ini bukanlah sesuatu yang terjadi tanpa sebab.
Ada banyak faktor yang dapat memengaruhi anak laki-laki menjadi enggan terbuka, mulai dari perubahan usia, tekanan sosial, hingga pola komunikasi di dalam keluarga.
Sayangnya, tanpa disadari, sikap orang tua sendiri juga dapat berkontribusi terhadap perubahan tersebut.
Alih-alih langsung menyalahkan anak atau memaksanya untuk bercerita, pendekatan terbaik justru dimulai dari refleksi diri.
Dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang tepat, orang tua dapat memahami akar masalah sekaligus menemukan cara untuk membangun kembali kedekatan emosional dengan anak.
Dilansir dari laman Your Tango, berikut adalah 9 pertanyaan yang dapat membantu Anda memahami mengapa anak laki-laki Anda mulai enggan terbuka, menurut ilmu parenting.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
