
seseorang yang merasa energinya terkuras./Magnific/zavalishina
JawaPos.com - Memasuki usia paruh baya sering kali terasa seperti berada di sebuah persimpangan kehidupan. Di satu sisi, seseorang mungkin sudah memiliki pengalaman, pekerjaan, keluarga, dan kehidupan yang relatif lebih stabil dibandingkan masa muda.
Namun di sisi lain, justru pada periode inilah banyak orang mulai merasa lebih mudah lelah, cepat kewalahan, kehilangan semangat, atau bertanya-tanya mengapa hal-hal yang dulu terasa biasa kini membutuhkan begitu banyak energi.
Yang menarik, kelelahan di usia paruh baya tidak selalu muncul karena seseorang memiliki terlalu banyak pekerjaan. Kadang-kadang sumbernya lebih dalam: terlalu lama memikul tanggung jawab, terlalu sedikit waktu untuk diri sendiri, perubahan hubungan sosial, tuntutan keluarga, serta munculnya pertanyaan mengenai arah hidup.
Dalam psikologi, pengalaman tersebut dapat dipahami sebagai hasil interaksi antara kondisi lingkungan, cara seseorang mengelola stres, kebutuhan emosional, kebiasaan hidup, dan perubahan cara memandang diri sendiri.
Dilansir dari Psychology Today pada Senin (10/8), terdapat enam alasan mengapa usia paruh baya bisa terasa begitu menguras energi—serta apa yang dapat dilakukan untuk menghadapinya.
1. Terlalu Lama Berada dalam Mode “Harus Kuat”
Salah satu alasan terbesar mengapa usia paruh baya terasa melelahkan adalah karena banyak orang sudah bertahun-tahun hidup dalam mode bertahan.
Pada masa muda, seseorang mungkin terbiasa menghadapi tekanan dengan prinsip: bekerja lebih keras, tidur lebih sedikit, menyelesaikan masalah secepat mungkin, lalu melanjutkan hidup.
Strategi seperti itu memang dapat membantu dalam jangka pendek. Masalahnya, jika berlangsung selama bertahun-tahun, tubuh dan pikiran bisa terus berada dalam keadaan waspada.
Ada pekerjaan yang harus diselesaikan. Ada pasangan yang perlu diperhatikan. Ada anak yang membutuhkan dukungan. Ada orang tua yang mungkin mulai membutuhkan bantuan. Ada masalah keuangan, kesehatan, pekerjaan, dan berbagai keputusan lain yang tidak bisa begitu saja diabaikan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022