Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 Agustus 2026 | 02.40 WIB

6 Alasan Mengapa Usia Paruh Baya Terasa Begitu Menguras Energi dan Apa yang Bisa Dilakukan

seseorang yang merasa energinya terkuras./Magnific/zavalishina - Image

seseorang yang merasa energinya terkuras./Magnific/zavalishina

JawaPos.com - Memasuki usia paruh baya sering kali terasa seperti berada di sebuah persimpangan kehidupan. Di satu sisi, seseorang mungkin sudah memiliki pengalaman, pekerjaan, keluarga, dan kehidupan yang relatif lebih stabil dibandingkan masa muda.

Namun di sisi lain, justru pada periode inilah banyak orang mulai merasa lebih mudah lelah, cepat kewalahan, kehilangan semangat, atau bertanya-tanya mengapa hal-hal yang dulu terasa biasa kini membutuhkan begitu banyak energi.

Yang menarik, kelelahan di usia paruh baya tidak selalu muncul karena seseorang memiliki terlalu banyak pekerjaan. Kadang-kadang sumbernya lebih dalam: terlalu lama memikul tanggung jawab, terlalu sedikit waktu untuk diri sendiri, perubahan hubungan sosial, tuntutan keluarga, serta munculnya pertanyaan mengenai arah hidup.

Dalam psikologi, pengalaman tersebut dapat dipahami sebagai hasil interaksi antara kondisi lingkungan, cara seseorang mengelola stres, kebutuhan emosional, kebiasaan hidup, dan perubahan cara memandang diri sendiri.

Dilansir dari Psychology Today pada Senin (10/8), terdapat enam alasan mengapa usia paruh baya bisa terasa begitu menguras energi—serta apa yang dapat dilakukan untuk menghadapinya.

1. Terlalu Lama Berada dalam Mode “Harus Kuat”

Salah satu alasan terbesar mengapa usia paruh baya terasa melelahkan adalah karena banyak orang sudah bertahun-tahun hidup dalam mode bertahan.

Pada masa muda, seseorang mungkin terbiasa menghadapi tekanan dengan prinsip: bekerja lebih keras, tidur lebih sedikit, menyelesaikan masalah secepat mungkin, lalu melanjutkan hidup.

Strategi seperti itu memang dapat membantu dalam jangka pendek. Masalahnya, jika berlangsung selama bertahun-tahun, tubuh dan pikiran bisa terus berada dalam keadaan waspada.

Ada pekerjaan yang harus diselesaikan. Ada pasangan yang perlu diperhatikan. Ada anak yang membutuhkan dukungan. Ada orang tua yang mungkin mulai membutuhkan bantuan. Ada masalah keuangan, kesehatan, pekerjaan, dan berbagai keputusan lain yang tidak bisa begitu saja diabaikan.

Editor: Hanny Suwindari
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore