
seseorang yang bahagia di usia paruh baya./Magnific/terra.incognita
JawaPos.com - Memasuki usia paruh baya sering kali menjadi titik balik yang sunyi namun dalam. Bukan sekadar soal bertambahnya usia, melainkan perubahan cara pandang terhadap hidup. Jika di masa muda kita terdorong untuk mengejar, membuktikan, dan mengumpulkan, maka di fase ini banyak orang justru mulai menyaring, merelakan, dan melepaskan.
Dalam psikologi, proses ini sering dikaitkan dengan kematangan emosional dan integrasi diri. Individu yang berkembang secara sehat tidak lagi mendefinisikan hidupnya berdasarkan pencapaian eksternal semata, tetapi mulai beralih ke makna, kedamaian batin, dan keutuhan diri.
Dilansir dari Expert Editor pada Rabu (6/5), terdapat delapan hal yang secara perlahan berhenti dikejar oleh orang-orang bijak setelah memasuki usia paruh baya.
1. Validasi dari Orang Lain
Di masa muda, pengakuan sosial terasa seperti bahan bakar utama. Kita ingin diakui, dipuji, dan diterima. Namun seiring waktu, orang bijak menyadari bahwa validasi eksternal bersifat rapuh dan tidak pernah benar-benar cukup.
Psikologi menyebut fenomena ini sebagai pergeseran dari external validation ke internal validation. Individu yang matang lebih mengandalkan nilai dan standar pribadi dibanding opini orang lain. Mereka tidak lagi hidup untuk menyenangkan semua orang.
2. Kesempurnaan
Perfeksionisme sering dianggap sebagai keunggulan, padahal dalam banyak kasus justru menjadi sumber kecemasan. Orang bijak belajar bahwa kesempurnaan adalah ilusi.
Alih-alih mengejar hasil tanpa cela, mereka mulai menghargai proses, ketidaksempurnaan, dan kemanusiaan diri sendiri. Mereka menerima bahwa hidup penuh ketidakteraturan—dan itu tidak apa-apa.
3. Membandingkan Diri dengan Orang Lain
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022