
perilaku yang bikin menjauhkan teman dan keluarga kata Psikologi. (Freepik/ freepik)
JawaPos.com – Cara seseorang bersikap dan berinteraksi dengan orang lain memiliki pengaruh besar terhadap keharmonisan hubungan sosial.
Dalam kajian psikologi, terdapat sejumlah perilaku yang jika dilakukan terus-menerus dapat memicu renggangnya hubungan dengan teman maupun anggota keluarga.
Sering kali kebiasaan tersebut tidak disadari oleh pelakunya, tetapi perlahan menimbulkan jarak emosional dan mengurangi rasa nyaman dalam berinteraksi.
Jika dibiarkan, pola perilaku negatif ini berpotensi melemahkan ikatan yang telah terjalin dengan orang-orang terdekat.
Mengutip laporan yang dimuat geediting.com, terdapat sembilan perilaku yang dinilai dapat membuat teman dan keluarga perlahan menjauh menurut kajian psikologi.
1. Menghilang tanpa memberikan penjelasan
Setiap orang membutuhkan ruang pribadi untuk diri sendiri. Namun ketika ruang tersebut berubah menjadi keheningan tanpa konteks yang jelas, hal ini mulai terasa seperti penolakan.
Orang lain tidak bisa terus-menerus membaca di antara baris tanpa penjelasan yang memadai.
Saat seseorang mundur tanpa mengkomunikasikan alasannya, ini memicu rasa tidak aman pada orang di sekitarnya.
Perbedaan mendasar antara batasan yang sehat dan penghilangan emosional adalah yang satu memberikan kejelasan, sedangkan yang lain justru menciptakan kebingungan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022