
seseorang yang berusaha lebih produktif./Magnific/partystock
JawaPos.com - Banyak orang mengira bahwa menjadi produktif berarti harus bekerja lebih lama, bangun lebih pagi, atau mengisi setiap menit dengan aktivitas. Padahal, menurut psikologi, produktivitas bukan hanya tentang seberapa banyak pekerjaan yang dapat diselesaikan, melainkan bagaimana otak mampu mengelola energi, perhatian, dan motivasi secara efektif.
Sering kali kita merasa sibuk sepanjang hari, tetapi ketika malam tiba justru menyadari bahwa hanya sedikit pekerjaan penting yang benar-benar selesai. Kondisi ini bukan selalu disebabkan oleh rasa malas, melainkan karena kebiasaan sehari-hari yang tidak mendukung cara kerja otak.
Penelitian dalam bidang psikologi kognitif, neuroscience, dan psikologi perilaku menunjukkan bahwa perubahan kecil dalam rutinitas dapat memberikan dampak besar terhadap kemampuan seseorang untuk fokus dan menyelesaikan pekerjaan. Menariknya, kebiasaan-kebiasaan ini tidak membutuhkan bakat khusus maupun disiplin yang berlebihan. Yang dibutuhkan hanyalah konsistensi.
Dilansir dari Psychology Today pada Senin (20/7), terdapat tujuh kebiasaan yang menurut psikologi dapat membuat produktivitas meningkat sekaligus membuat pekerjaan terasa jauh lebih ringan.
1. Mulailah Hari dengan Menentukan Satu Prioritas Utama
Banyak orang memulai hari dengan membuka media sosial, membaca email, atau memikirkan puluhan tugas sekaligus. Akibatnya, otak langsung dibanjiri informasi sebelum memiliki arah yang jelas.
Psikologi menyebut kondisi ini sebagai decision fatigue, yaitu kelelahan mental akibat terlalu banyak mengambil keputusan dalam waktu singkat. Semakin banyak pilihan yang harus dipikirkan sejak pagi, semakin cepat energi mental terkuras.
Karena itu, biasakan menentukan satu tugas paling penting yang harus selesai hari itu sebelum melakukan aktivitas lainnya.
Dengan memiliki satu prioritas utama, otak tidak lagi terus-menerus bertanya, "Saya harus mengerjakan apa sekarang?" Energi mental pun lebih banyak digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan, bukan menentukan pilihan.
Ironisnya, menyelesaikan satu pekerjaan penting sering kali memberikan rasa puas yang jauh lebih besar dibanding menyelesaikan banyak tugas kecil yang kurang bermakna.

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
