
seseorang yang mendengarkan pasangannya./Magnific/myasiavision
JawaPos.com - Dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang menganggap bahwa memenangkan argumen adalah tanda kecerdasan atau kekuatan. Padahal, menurut psikologi, kemampuan untuk berhenti sejenak dan benar-benar mendengarkan sering kali jauh lebih bermanfaat daripada terus mempertahankan pendapat.
Mendengarkan bukan berarti mengalah. Sebaliknya, mendengarkan adalah bentuk pengendalian diri yang menunjukkan kematangan emosional. Saat emosi sedang tinggi, otak manusia cenderung mengaktifkan respons "fight or flight" sehingga kemampuan berpikir rasional menurun. Dalam kondisi seperti ini, argumen justru sering memperburuk keadaan.
Dilansir dari Psychology Today pada Senin (20/7), terdapat tujuh situasi genting ketika psikologi menyarankan kita untuk lebih banyak mendengarkan daripada berargumen.
1. Ketika Lawan Bicara Sedang Dikuasai Emosi
Seseorang yang sedang marah, sedih, atau panik sebenarnya tidak sedang mencari perdebatan. Yang mereka butuhkan adalah merasa didengar.
Psikolog menjelaskan bahwa ketika emosi memuncak, bagian otak yang berperan dalam pengambilan keputusan rasional (prefrontal cortex) bekerja kurang optimal, sementara pusat emosi (amigdala) menjadi lebih dominan. Akibatnya, logika sebaik apa pun sulit diterima.
Jika Anda memaksakan argumen saat kondisi ini terjadi, kemungkinan besar lawan bicara hanya akan semakin defensif.
Sebaliknya, kalimat sederhana seperti:
"Aku mengerti kenapa kamu merasa seperti itu."
"Ceritakan dulu semuanya."
dapat membantu menurunkan ketegangan.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
Siaran Tunda Moto3 Inggris 2026! Ini Jadwal dan Link Live Streaming Veda Ega Pratama di Silverstone
Juara Piala Presiden 2026! 3 Pemain Persebaya Jalani Pemulihan Jelang Super League 2026/2027
