Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 Juli 2026 | 07.53 WIB

7 Situasi Genting yang Lebih Baik Mendengarkan daripada Berargumen Menurut Psikologi, Kapan Sajakah Itu?

seseorang yang mendengarkan pasangannya./Magnific/myasiavision - Image

seseorang yang mendengarkan pasangannya./Magnific/myasiavision

JawaPos.com - Dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang menganggap bahwa memenangkan argumen adalah tanda kecerdasan atau kekuatan. Padahal, menurut psikologi, kemampuan untuk berhenti sejenak dan benar-benar mendengarkan sering kali jauh lebih bermanfaat daripada terus mempertahankan pendapat.

Mendengarkan bukan berarti mengalah. Sebaliknya, mendengarkan adalah bentuk pengendalian diri yang menunjukkan kematangan emosional. Saat emosi sedang tinggi, otak manusia cenderung mengaktifkan respons "fight or flight" sehingga kemampuan berpikir rasional menurun. Dalam kondisi seperti ini, argumen justru sering memperburuk keadaan.

Dilansir dari Psychology Today pada Senin (20/7), terdapat tujuh situasi genting ketika psikologi menyarankan kita untuk lebih banyak mendengarkan daripada berargumen.

1. Ketika Lawan Bicara Sedang Dikuasai Emosi

Seseorang yang sedang marah, sedih, atau panik sebenarnya tidak sedang mencari perdebatan. Yang mereka butuhkan adalah merasa didengar.

Psikolog menjelaskan bahwa ketika emosi memuncak, bagian otak yang berperan dalam pengambilan keputusan rasional (prefrontal cortex) bekerja kurang optimal, sementara pusat emosi (amigdala) menjadi lebih dominan. Akibatnya, logika sebaik apa pun sulit diterima.

Jika Anda memaksakan argumen saat kondisi ini terjadi, kemungkinan besar lawan bicara hanya akan semakin defensif.

Sebaliknya, kalimat sederhana seperti:

"Aku mengerti kenapa kamu merasa seperti itu."
"Ceritakan dulu semuanya."

dapat membantu menurunkan ketegangan.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore