Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 Juli 2026 | 22.56 WIB

Pria yang Dihormati tapi Kurang Disukai Sering Kali Menunjukkan 7 Perilaku Ini Tanpa Sadar Menurut Psikologi

Ilustrasi seseorang yang dihormati tetapi tidak terlalu disukai (Magnific/Katemangostar) - Image

Ilustrasi seseorang yang dihormati tetapi tidak terlalu disukai (Magnific/Katemangostar)

JawaPos.com - Dalam kehidupan sosial maupun profesional, ada satu tipe pria yang sangat menarik untuk diamati. Ia adalah sosok yang dihormati, pendapatnya selalu diperhitungkan, dan kehadirannya membawa wibawa tersendiri.

Namun di sisi lain, ia tidak selalu disukai. Orang-orang memang mendengarkan perkataannya, tetapi jarang merasa dekat dengannya. Mereka segan, tetapi tidak selalu merasa nyaman di dekatnya.

Fenomena ini sebenarnya bukan kebetulan. Menurut psikologi sosial, rasa hormat dan rasa suka adalah dua hal yang berbeda. Seseorang bisa saja memiliki kompetensi yang tinggi, ketegasan, serta integritas yang membuatnya dihormati. Namun, beberapa perilaku tertentu, yang sering kali tidak ia sadari justru menciptakan jarak emosional dengan orang-orang di sekitarnya.

Dilansir dari Geediting, terdapat tujuh perilaku yang sering muncul pada pria yang sangat dihormati tetapi kurang disukai oleh lingkungannya, tanpa pernah mereka sadari.

1. Terlalu Fokus pada Logika, Mengabaikan Emosi

Pria yang dihormati sering dikenal rasional, objektif, dan berorientasi solusi. Namun, dalam interaksi sosial, logika tanpa empati bisa terasa dingin.

Menurut psikologi, manusia tidak hanya ingin dipahami secara intelektual, tetapi juga divalidasi secara emosional. Ketika seseorang selalu menjawab masalah dengan analisis dan solusi tanpa terlebih dahulu mengakui perasaan lawan bicara, ia bisa dianggap tidak peduli, meskipun niatnya baik.

Tanpa disadari, sikap "ayo kita pikirkan secara rasional" dapat membuat orang lain merasa tidak didengarkan.

2. Standar yang Terlalu Tinggi untuk Orang Lain

Pria ini biasanya memiliki standar tinggi untuk dirinya sendiri dan tanpa sadar, menerapkannya pada orang lain. Ia menghargai disiplin, tanggung jawab, dan kompetensi, tetapi lupa bahwa tidak semua orang berada pada tahap yang sama.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore