Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 26 Juni 2026 | 22.12 WIB

Menurut Psikologi, Orang yang Ramah pada Teman tapi Dingin ke Keluarga Biasanya Memiliki 10 Pengalaman Masa Kecil Ini

llustrasi seseorang yang dingin dengan keluarga (Magnific/Freepik) - Image

llustrasi seseorang yang dingin dengan keluarga (Magnific/Freepik)

JawaPos.com - Tidak sedikit orang yang tampak hangat, ramah, dan penuh empati saat berinteraksi dengan teman, rekan kerja, bahkan orang asing. Mereka dikenal pandai bercanda, mudah akrab, dan sering menjadi tempat mencurahkan isi hati. Namun, terdapat sebuah paradoks yang membingungkan: sikap mereka justru berubah menjadi dingin, berjarak, atau datar saat berhadapan dengan keluarga sendiri.

Fenomena ini sering kali disalahpahami sebagai bentuk pembangkangan, sikap tidak tahu berterima kasih, atau sekadar ikatan keluarga yang renggang. Padahal, dari perspektif psikologi, perilaku tersebut jarang terjadi tanpa alasan yang jelas.

Berbagai penelitian dan pendekatan psikodinamika menunjukkan bahwa pola ini sering kali berakar dari pengalaman masa kecil. Pengalaman-pengalaman tersebut kemudian membentuk cara seseorang dalam memahami kedekatan, rasa aman, dan kasih sayang.

Melansir dari Geediting, terdapat 10 pengalaman masa kecil yang kerap dialami oleh individu yang tampil ramah di lingkungan sosial, namun cenderung tertutup secara emosional di dalam keluarga:

1. Tumbuh dalam Lingkungan yang Minim Validasi Emosi

Sejak kecil, perasaan mereka jarang dianggap penting. Saat sedih, mereka dibilang "lebay." Saat marah, dianggap "kurang ajar." Akibatnya, anak belajar satu hal: emosi tidak aman untuk ditunjukkan di rumah.

Ketika dewasa, mereka justru lebih nyaman mengekspresikan diri pada teman, karena respons yang diterima terasa lebih manusiawi dan tidak menghakimi.

2. Terbiasa Menjadi Anak yang "Harus Kuat"

Banyak dari mereka dibesarkan dengan tuntutan untuk selalu mengalah, dewasa sebelum waktunya, atau menjadi penopang emosional keluarga. Mereka jarang diberi ruang untuk rapuh.

Di luar rumah, mereka boleh menjadi diri sendiri. Di dalam keluarga, peran "yang kuat" membuat mereka otomatis menjaga jarak emosional.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore