
Ilustrasi seseorang yang tidak memiliki teman dekat (Magnific/Jorfer)
JawaPos.com - Banyak orang beranggapan bahwa seseorang yang baik hati pasti dikelilingi banyak teman. Kenyataannya tidak selalu demikian. Ada orang-orang yang tulus, suka membantu, dan memiliki empati tinggi, tetapi justru tidak memiliki sahabat dekat atau lingkaran pertemanan yang besar.
Hal ini bukan berarti ada sesuatu yang salah pada diri mereka. Dalam psikologi, kualitas hubungan tidak selalu ditentukan oleh seberapa baik seseorang, melainkan juga oleh cara mereka berinteraksi, menetapkan batasan, dan membangun kedekatan emosional.
Dilansir dari Expert Editor pada Jumat (19/6), terdapat delapan perilaku yang dapat menjelaskan mengapa orang baik terkadang tidak memiliki teman dekat.
Baca Juga:8 Hal yang Jarang Disia-siakan Energinya oleh Orang-Orang yang Benar-Benar Bahagia Menurut Psikologi
1. Mereka Lebih Sering Mendengarkan daripada Membuka Diri
Orang yang baik biasanya menjadi pendengar yang luar biasa. Mereka mampu memberikan perhatian penuh dan membuat orang lain merasa nyaman untuk bercerita.
Namun, ada sisi lain yang sering tidak disadari. Mereka cenderung menyimpan masalah dan perasaan mereka sendiri. Akibatnya, hubungan menjadi tidak seimbang. Orang lain merasa didengarkan, tetapi tidak benar-benar mengenal mereka secara mendalam.
Menurut psikologi, kedekatan emosional terbentuk melalui keterbukaan dua arah. Jika seseorang hanya berperan sebagai pendengar, hubungan yang terjalin bisa terasa hangat, tetapi tidak cukup dalam untuk berkembang menjadi persahabatan yang sangat dekat.
2. Mereka Terlalu Mandiri
Sebagian orang baik terbiasa menyelesaikan semuanya sendiri. Mereka tidak ingin merepotkan orang lain dan lebih memilih memikul beban tanpa meminta bantuan.
Sikap mandiri memang merupakan kualitas yang positif, tetapi jika berlebihan, orang lain bisa merasa tidak dibutuhkan atau sulit masuk ke dalam kehidupan mereka.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022