
Ilustrasi seseorang yang merasa kesepian (Magnific/Stokkete)
JawaPos.com - Banyak orang percaya bahwa menjadi pribadi yang baik, penuh perhatian, dan selalu siap membantu akan membuat seseorang dikelilingi oleh banyak teman dan hubungan yang hangat. Namun, kenyataannya tidak selalu demikian. Tidak sedikit orang yang dikenal ramah dan peduli justru sering merasakan kesepian yang mendalam. Mereka ada untuk semua orang, tetapi ketika membutuhkan seseorang, mereka merasa sendirian.
Menurut psikologi, kesepian bukan sekadar tentang tidak memiliki banyak teman. Kesepian lebih berkaitan dengan kualitas hubungan dan perasaan apakah seseorang benar-benar dipahami, dihargai, serta mendapatkan dukungan emosional yang seimbang.
Dilansir dari Expert Editor pada Selasa (16/6), terdapat delapan alasan mengapa orang baik justru bisa merasa kesepian meskipun mereka selalu berusaha memberikan yang terbaik kepada orang lain.
1. Mereka Terlalu Sering Menempatkan Kebutuhan Orang Lain di Atas Diri Sendiri
Orang yang baik hati biasanya memiliki empati yang tinggi. Mereka mudah memahami kesulitan orang lain dan tidak ragu memberikan waktu, tenaga, bahkan perasaan demi membantu. Namun, kebiasaan ini sering membuat mereka mengabaikan kebutuhan emosional diri sendiri.
Dalam jangka panjang, mereka menjadi terbiasa menjadi tempat bersandar bagi orang lain, tetapi tidak terbiasa meminta bantuan ketika mereka sendiri sedang terluka. Akibatnya, mereka merasa tidak memiliki tempat untuk berbagi dan mulai mengalami kesepian secara emosional.
Psikologi menyebut kondisi ini sebagai ketidakseimbangan dalam hubungan timbal balik. Seseorang terus memberi, tetapi tidak mendapatkan perhatian yang sama dari lingkungannya.
2. Mereka Sulit Mengungkapkan Kekecewaan
Banyak orang baik takut melukai perasaan orang lain. Karena itu, mereka cenderung memendam rasa kecewa, marah, atau sedih. Mereka memilih diam daripada berkonflik.
Sayangnya, emosi yang terus ditekan dapat menciptakan jarak dengan orang lain. Orang di sekitar mereka mungkin mengira semuanya baik-baik saja, padahal sebenarnya mereka sedang terluka dan membutuhkan perhatian.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022