
seseorang yang tidak menyukai panggilan telepon./Magnific/8photo
JawaPos.com - Di era digital, panggilan telepon tidak lagi menjadi cara komunikasi utama bagi banyak orang. Pesan teks, email, voice note, hingga video call telah mengubah cara manusia berinteraksi. Namun ada satu fenomena menarik yang sering disalahpahami: sebagian orang benar-benar tidak menyukai panggilan telepon.
Mereka sering dianggap dingin, antisosial, tidak ramah, atau terlalu tertutup. Padahal menurut psikologi, ketidaksukaan terhadap telepon tidak selalu berarti seseorang memiliki kemampuan sosial yang buruk. Dalam banyak kasus, justru sebaliknya.
Banyak orang yang menghindari panggilan telepon sebenarnya memiliki tingkat kecerdasan emosional yang tinggi. Mereka lebih sadar terhadap energi mental mereka, lebih peka terhadap batasan sosial, dan lebih berhati-hati dalam mengelola komunikasi.
Kecerdasan emosional sendiri adalah kemampuan untuk memahami, mengelola, dan merespons emosi secara sehat—baik emosi diri sendiri maupun emosi orang lain. Orang dengan kecerdasan emosional tinggi biasanya lebih reflektif, lebih sadar diri, dan lebih mempertimbangkan dampak dari setiap interaksi.
Jadi jika Anda termasuk orang yang sering merasa cemas ketika telepon berbunyi, lebih nyaman membalas chat daripada menerima panggilan mendadak, atau merasa lelah setelah berbicara lewat telepon terlalu lama, mungkin ada alasan psikologis yang lebih dalam di baliknya.
Dilansir dari Expert Editor pada Kamis (21/5), terdapat delapan tanda bahwa orang yang membenci panggilan telepon sebenarnya bisa memiliki kecerdasan emosional yang tinggi.
1. Mereka Sangat Menghargai Energi Mental
Tidak semua bentuk komunikasi terasa sama bagi otak manusia. Panggilan telepon menuntut perhatian penuh secara real-time. Tidak ada jeda untuk berpikir panjang, tidak ada kesempatan menyusun kata dengan tenang, dan tidak ada ruang untuk memproses emosi secara perlahan.
Orang yang tidak suka telepon biasanya sangat sadar bahwa komunikasi semacam ini menguras energi mental mereka.
Kesadaran seperti ini merupakan bentuk self-awareness atau kesadaran diri—salah satu komponen utama kecerdasan emosional.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022