
Ilustrasi pengguna social media yang tak pernah posting namun aktif scrolling.(Space Daily)
JawaPos.com — Di era digital saat ini, media sosial bukan hanya ruang berbagi, tetapi juga ruang pengamatan. Ada kelompok pengguna yang sangat aktif membuka aplikasi, melihat unggahan teman, dan mengikuti tren, namun hampir tidak pernah mempublikasikan apa pun.
Fenomena ini sering dianggap sebagai tanda ketidakaktifan atau kurangnya keterlibatan sosial. Padahal, dari sudut pandang psikologi, perilaku ini justru bisa mencerminkan karakter kepribadian tertentu yang cukup kompleks.
Alih-alih sekadar “pasif”, banyak dari mereka sebenarnya sedang membuat keputusan sadar untuk mengontrol bagaimana mereka hadir di ruang digital. Mereka memilih mengamati tanpa menjadi pusat perhatian.
Dilansir dari Space Daily, Rabu (13/5), psikologi menyebut bahwa pengguna media sosial yang hanya melakukan scrolling tanpa posting bukan sekadar penonton pasif.
Banyak di antara mereka yang secara sadar menolak tekanan sosial untuk terus tampil dan membentuk citra diri di ruang publik digital.
1. Cenderung Menghindari Tekanan Sosial Digital
Salah satu ciri utama pengguna ini adalah kecenderungan menghindari tekanan sosial yang muncul dari aktivitas posting. Setiap unggahan di media sosial membawa potensi penilaian, komentar, dan ekspektasi dari orang lain.
Hal ini bisa terasa melelahkan bagi sebagian individu. Akibatnya, mereka memilih untuk tidak ikut serta dalam siklus tersebut. Bagi mereka, menghindari tekanan lebih sehat dibanding harus terus tampil.
2. Lebih Nyaman Menjadi Pengamat daripada Sorotan

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
