
seseorang yang memiliki selera musik yang bagus / foto: Magnific/jcomp
JawaPos.com - Di tengah derasnya arus musik modern—dari algoritma streaming hingga tren viral yang datang dan pergi—ada satu ukuran yang tak lekang oleh waktu: kemampuan sebuah lagu untuk tetap menyentuh jiwa, bahkan puluhan tahun setelah pertama kali dirilis.
Dilansir dari Expert Editor pada Sabtu (2/5), jika delapan lagu klasik berikut masih membuat bulu kuduk Anda berdiri, besar kemungkinan selera musik Anda tidak hanya “bagus”, tetapi juga matang, dalam, dan berakar pada kualitas sejati.
Musik klasik di sini bukan sekadar soal usia, melainkan tentang kekuatan emosi, komposisi, dan keabadian pesan yang dibawanya.
1. “Bohemian Rhapsody” – Queen
Lagu ini bukan sekadar lagu—ini adalah pengalaman. Perpaduan opera, rock, dan balada dalam satu komposisi membuatnya terasa seperti perjalanan emosional yang utuh. Setiap perubahan nada dan dinamika membawa pendengar ke dimensi yang berbeda. Jika Anda masih merinding saat bagian “Galileo!” atau klimaks gitarnya, Anda tahu Anda menghargai kompleksitas musikal.
2. “Imagine” – John Lennon
Sederhana, lembut, namun sangat kuat. Lagu ini mengajak pendengarnya membayangkan dunia tanpa batasan—tanpa perang, tanpa perpecahan. Kekuatan utamanya justru terletak pada kesederhanaan melodi dan liriknya. Merinding saat mendengarnya berarti Anda peka terhadap pesan kemanusiaan yang universal.
3. “Hotel California” – Eagles
Dari intro gitar yang ikonik hingga solo panjang di akhir lagu, “Hotel California” adalah simbol storytelling dalam musik. Liriknya penuh metafora dan misteri. Lagu ini bukan hanya didengar, tapi ditafsirkan. Jika Anda masih terhanyut setiap kali mendengarnya, Anda menikmati musik sebagai narasi.
4. “Stairway to Heaven” – Led Zeppelin
Dimulai dengan lembut, perlahan membangun intensitas hingga mencapai ledakan emosional di akhir. Lagu ini adalah contoh sempurna bagaimana musik bisa berkembang seperti cerita epik. Merinding saat klimaksnya berarti Anda menghargai perjalanan, bukan hanya tujuan.
5. “Hallelujah” – Leonard Cohen
Versi asli maupun cover-nya sama-sama menyentuh. Liriknya puitis, penuh simbol religius dan emosional. Lagu ini terasa sangat personal bagi setiap pendengarnya. Jika Anda merasakan getaran emosional yang dalam saat mendengarnya, itu tanda Anda terhubung dengan makna di balik kata.
6. “Smells Like Teen Spirit” – Nirvana
Anthem generasi yang penuh kegelisahan. Energi mentah, suara serak, dan lirik yang penuh ambiguitas menciptakan sensasi yang sulit dijelaskan. Lagu ini bukan tentang keindahan, tapi kejujuran. Merinding saat mendengarnya berarti Anda menghargai ekspresi autentik.

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Prediksi Argentina vs Inggris di Piala Dunia: Messi Ungkap Jalan Terjal ke Semifinal, Singgung Duel Panas Lawan Three Lions pada 1986
Beri Nafkah Kecil ke Fangfang, Vicky Prasetyo: Dari Awal Kamu Tahu Saya Punya Anak Banyak
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Argentina Mengajukan Permintaan Khusus kepada FIFA Sebelum Melawan Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
