Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 26 April 2026 | 05.37 WIB

Tetap Tersenyum di Tengah Tekanan Hidup, 5 Kebiasaan Langka Membuat Seseorang Tetap Bahagia Meski Punya Banyak Alasan untuk Terpuruk

Tetap Tersenyum di Tengah Tekanan Hidup, Inilah 5 Kebiasaan Langka yang Membuat Seseorang Tetap Bahagia Meski Punya Banyak Alasan untuk Terpuruk./ (Freepik) - Image

Tetap Tersenyum di Tengah Tekanan Hidup, Inilah 5 Kebiasaan Langka yang Membuat Seseorang Tetap Bahagia Meski Punya Banyak Alasan untuk Terpuruk./ (Freepik)

JawaPos.com - Tidak semua kebahagiaan lahir dari kehidupan yang sempurna. Justru, ada sebagian orang yang tetap mampu tersenyum, tetap merasa cukup, bahkan ketika hidup memberi begitu banyak tekanan sekaligus.

Di titik inilah muncul satu pertanyaan penting: bagaimana mungkin seseorang tetap bahagia di tengah situasi yang seharusnya membuatnya runtuh?

Dilansir dari YourTango, kebahagiaan bukan berarti hidup tanpa stres atau masalah. Bahkan, orang yang benar-benar bahagia tetap mengalami tekanan, kelelahan, dan momen sulit. Bedanya, mereka memiliki kebiasaan mental tertentu yang membantu mereka mengelola semua itu dengan cara yang lebih sehat dan seimbang.

Berikut adalah lima kebiasaan langka yang membuat seseorang tetap bahagia, bahkan saat hidup terasa berat.

1.      Menggerakkan tubuh untuk menenangkan pikiran

Ketika stres mulai menumpuk, mereka tidak membiarkan diri terjebak dalam pikiran yang berputar-putar. Cara paling sederhana yang mereka lakukan adalah menggerakkan tubuh—berjalan kaki, berolahraga ringan, atau sekadar keluar rumah. Aktivitas fisik membantu memindahkan fokus dari pikiran ke tubuh, menciptakan ruang jeda yang menenangkan di tengah kekacauan batin.

2. Melatih pikiran untuk melihat hal-hal baik

Alih-alih terus memikirkan hal negatif, mereka secara sadar melatih diri untuk menemukan hal-hal yang patut disyukuri. Menulis rasa syukur menjadi salah satu cara yang sering dilakukan—bukan sekadar rutinitas, tetapi sebagai bentuk refleksi yang mengubah cara otak memandang kehidupan. Kebiasaan ini perlahan membentuk pola pikir yang lebih positif dan stabil.

3. Menjadikan ketenangan sebagai latihan, bukan kebetulan

Meditasi atau latihan pernapasan bukan hanya tren, tetapi menjadi bagian dari kehidupan mereka. Dengan melatih pikiran untuk tetap tenang, mereka mampu merespons stres dengan lebih terkendali. Ketika tekanan datang, mereka tidak langsung larut, melainkan memiliki ruang untuk mengatur ulang emosi.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore