
Ilustrasi seorang pacar yang dekat lagi dengan mantan (Pexel/Vitaly Gariev)
JawaPos.com - Ketika pasangan mulai kembali berkomunikasi dengan mantan, banyak orang langsung merasa cemas, curiga, bahkan takut kehilangan.
Perasaan ini sangat wajar, apalagi jika tidak ada kejelasan tentang apa sebenarnya yang terjadi.
Situasi sederhana seperti chat atau pertemanan lama bisa berubah menjadi sumber overthinking dalam hubungan.
Namun, menurut pakar psikologi rasa tidak nyaman tersebut bukan sesuatu yang harus diabaikan.
Justru, itu adalah sinyal emosional yang perlu dipahami dan dibicarakan dengan baik. Dalam hubungan yang sehat, bukan hanya soal siapa yang hadir di masa lalu, tetapi bagaimana pasangan saat ini menjaga rasa aman dan kepercayaan.
Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika mengalami situasi seperti diatas, sebagaimana dilansir dari simplyphysicology.
1. Apakah Ini Cerita Lama yang Belum Selesai?
Salah satu hal terpenting yang perlu dilihat adalah konteks hubungan pasangan dengan mantannya. Apakah itu benar-benar masa lalu yang sudah selesai, atau masih ada perasaan yang belum tuntas?
Jika hubungan lama masih menyisakan emosi yang belum tuntas, wajar jika muncul rasa khawatir—bahkan takut tidak cukup berarti dalam hubungan saat ini.
2. Red Flag yang Sering Tidak Disadari
Ada beberapa tanda yang perlu diperhatikan. Misalnya, ketika mantan tiba-tiba kembali aktif dalam hidup pasangan setelah lama tidak ada kabar.
Selain itu, kebiasaan menjaga perasaan dengan mantan juga bisa menjadi sinyal bahwa batas emosional belum jelas.
Dalam hubungan yang sehat, pasangan seharusnya bisa menempatkan prioritas dengan tegas tanpa membuat pasangannya merasa tidak aman.
3. Kunci Utama: Bicara Jujur Tanpa Drama
Kesalahan yang sering terjadi adalah memendam perasaan atau langsung melarang pasangan.
Padahal, yang paling penting adalah komunikasi yang jelas dan tidak menyudutkan.
Daripada berkata, 'Jangan hubungi mantanmu' akan lebih sehat jika disampaikan seperti 'Aku merasa tidak nyaman ketika kamu kembali berkomunikasi dengannya, karena aku takut ada hal yang belum selesai'.
Dengan cara ini, pasangan lebih mudah memahami perasaan tanpa merasa diserang.
4. Tes Sederhana: Cara Pasangan Menanggapimu
Masalah sebenarnya bukan hanya soal mantan, tetapi bagaimana pasangan merespons kekhawatiranmu.
Pasangan yang sehat akan:
- Mendengarkan tanpa menghakimi
- Menenangkan, bukan meremehkan
- Mencari solusi bersama
Sebaliknya, jika pasangan justru defensif, menyalahkan, atau menganggap kamu terlalu berlebihan, ini bisa menjadi tanda penting yang tidak boleh diabaikan.
5. Bangun Batasan yang Sama-Sama Disepakati
Hubungan yang kuat tidak dibangun dari kecurigaan, tetapi dari kesepakatan yang jelas.
Mulai dari batas komunikasi dengan mantan hingga transparansi dalam hubungan sehari-hari.
Yang paling penting adalah rasa saling memilih setiap hari, bukan sekadar bertahan karena kewajiban.
Kepercayaan tumbuh ketika kedua pihak sama-sama berusaha membuat satu sama lain merasa aman.
Sebagai pengingat, mantan bukan selalu ancaman, tetapi cara pasangan mengelola hubungan masa lalu itulah yang menentukan.
Jika komunikasi berjalan sehat dan batasan dihormati, rasa cemas bisa berubah menjadi kepercayaan yang lebih kuat dalam hubungan.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
