Ilustrasi seseorang yang sukses di usia 60-an./freepik/ SRK_1004
JawaPos.com - Kesuksesan di usia 60-an dan seterusnya bukan hanya tentang memiliki uang yang cukup untuk pensiun.
Ini tentang menjalani kehidupan yang memuaskan, sehat, dan penuh makna.
Orang-orang yang menikmati masa tua dengan sukses sering memiliki pola pikir dan kebiasaan tertentu yang mereka jalani secara alami—bahkan tanpa menyadarinya.
Dilansir dari Geediting, menurut psikologi, terdapat 8 aturan yang mereka ikuti secara intuitif.
1. Mereka Tetap Memiliki Tujuan Hidup
Banyak orang yang memasuki usia lanjut kehilangan rasa tujuan setelah pensiun.
Namun, mereka yang sukses tetap mencari makna dalam kehidupan mereka—entah melalui hobi, kegiatan sosial, atau bahkan pekerjaan paruh waktu.
Menurut penelitian dalam psikologi positif, memiliki tujuan hidup yang jelas dapat meningkatkan kebahagiaan dan kesehatan mental, sekaligus mengurangi risiko depresi serta penyakit degeneratif seperti Alzheimer.
Bagaimana mengadopsinya:
Temukan aktivitas yang memberi Anda perasaan bermakna, seperti mengajar, menjadi sukarelawan, atau memulai proyek yang selalu ingin Anda coba.
2. Mereka Memelihara Hubungan yang Berkualitas
Orang yang sukses di usia 60-an memahami bahwa hubungan yang sehat jauh lebih penting daripada sekadar memiliki banyak teman atau keluarga di sekitar mereka.
Menurut studi Harvard yang berlangsung selama lebih dari 80 tahun, kualitas hubungan sosial seseorang adalah faktor utama yang menentukan kebahagiaan dan kesehatan di usia lanjut.
Bagaimana mengadopsinya:
Jaga hubungan dengan orang-orang yang benar-benar peduli pada Anda, dan hindari orang-orang yang hanya membawa energi negatif.
Jangan takut untuk membangun pertemanan baru di usia berapa pun.
3. Mereka Menjaga Pola Hidup Aktif
Bukan rahasia lagi bahwa aktivitas fisik memiliki dampak besar pada kesehatan dan kesejahteraan di usia tua.
Orang-orang sukses di usia lanjut sering kali tetap aktif secara fisik, baik dengan berjalan kaki setiap hari, berkebun, atau melakukan yoga ringan.
Menurut penelitian, aktivitas fisik tidak hanya menjaga tubuh tetap bugar tetapi juga meningkatkan fungsi otak dan mencegah penurunan kognitif.
Bagaimana mengadopsinya:
Jangan biarkan usia menjadi alasan untuk berhenti bergerak.
Coba rutinitas olahraga yang sesuai dengan kondisi tubuh Anda, seperti jalan santai, berenang, atau latihan keseimbangan.
4. Mereka Fleksibel dalam Menghadapi Perubahan
Orang-orang yang sukses di usia 60-an dan seterusnya tidak takut dengan perubahan.
Mereka memahami bahwa hidup terus berjalan, dan beradaptasi adalah kunci untuk tetap relevan serta menikmati kehidupan.
Psikologi menunjukkan bahwa orang yang memiliki growth mindset—yaitu pola pikir yang terbuka terhadap pembelajaran dan perkembangan—lebih mampu menghadapi tantangan dan tetap optimis.
Bagaimana mengadopsinya:
Jangan menutup diri terhadap teknologi baru, cara berpikir yang berbeda, atau gaya hidup modern.
Teruslah belajar dan berkembang, bahkan di usia tua.
5. Mereka Tidak Terobsesi dengan Masa Lalu
Orang yang menikmati hidup di usia lanjut biasanya tidak terlalu fokus pada penyesalan atau kejadian buruk di masa lalu.
Mereka menerima kenyataan bahwa kehidupan penuh dengan pasang surut dan lebih memilih untuk fokus pada apa yang bisa mereka lakukan saat ini.
Menurut psikologi, orang yang sering mengingat masa lalu dengan penyesalan lebih rentan terhadap stres dan kecemasan.
Sebaliknya, mereka yang fokus pada masa kini cenderung lebih bahagia dan puas dengan hidup mereka.
Bagaimana mengadopsinya:
Alih-alih menyesali hal-hal yang tidak bisa diubah, fokuslah pada apa yang bisa Anda kendalikan saat ini.
Latih rasa syukur dan mindfulness untuk meningkatkan kebahagiaan.
6. Mereka Mengelola Keuangan dengan Bijak
Kesuksesan finansial di usia tua bukan berarti harus kaya raya.
Orang-orang yang sukses di usia 60-an biasanya sudah mengembangkan kebiasaan keuangan yang bijak, seperti hidup sesuai kemampuan, menghindari utang yang tidak perlu, dan tetap memiliki sumber penghasilan pasif jika memungkinkan.
Psikologi menunjukkan bahwa stres finansial dapat berdampak buruk pada kesehatan mental dan fisik.
Sebaliknya, mengelola uang dengan baik bisa memberikan ketenangan dan kebebasan di usia lanjut.
Bagaimana mengadopsinya:
Jika belum memiliki perencanaan keuangan yang matang, mulailah dengan menyusun anggaran, menabung dengan bijak, dan mempertimbangkan investasi jangka panjang.
7. Mereka Selalu Penasaran dan Terbuka untuk Belajar
Banyak orang sukses di usia lanjut yang tetap memiliki rasa ingin tahu tinggi dan selalu ingin belajar hal baru.
Entah itu membaca buku, mengikuti kursus online, atau mempelajari keterampilan baru, mereka tetap aktif secara intelektual.
Menurut penelitian, orang yang terus belajar di usia tua memiliki kesehatan otak yang lebih baik dan risiko lebih rendah mengalami demensia.
Bagaimana mengadopsinya:
Coba sesuatu yang baru setiap hari, seperti membaca artikel yang belum pernah Anda baca, belajar bahasa asing, atau mengikuti kelas seni.
8. Mereka Tidak Mengabaikan Kesehatan Mental
Orang-orang sukses di usia lanjut memahami bahwa kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik.
Mereka tidak ragu untuk mencari dukungan emosional ketika dibutuhkan, berbicara dengan teman, atau bahkan menemui terapis jika diperlukan.
Menurut psikologi, menjaga kesehatan mental dapat meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan dan membantu seseorang tetap merasa bahagia serta termotivasi.
Bagaimana mengadopsinya:
Jangan ragu untuk berbicara tentang perasaan Anda.
Latih kebiasaan yang bisa meningkatkan kesejahteraan emosional, seperti meditasi, menulis jurnal, atau sekadar berbagi cerita dengan orang terdekat.
Kesimpulan
Kesuksesan di usia 60-an dan seterusnya bukanlah kebetulan.
Orang-orang yang hidup dengan bahagia dan sejahtera di usia tua biasanya menjalani hidup dengan prinsip-prinsip yang mendukung kesejahteraan mereka, baik secara fisik, mental, maupun emosional.
Jika Anda ingin menikmati masa tua yang sukses, mulailah menerapkan kebiasaan-kebiasaan ini dari sekarang.
Tidak ada kata terlambat untuk membangun kehidupan yang lebih baik!