Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 29 Maret 2026 | 03.00 WIB

7 Perilaku Ini Beri Tanda Seorang Pria Telah Berselingkuh dari Pasangannya Menurut Psikologi, Apa Saja?

ilustrasi pria yang berselingkuh. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com – Tidak semua perselingkuhan terlihat jelas di permukaan. Banyak pria justru mampu menutupinya dengan sangat baik, mengganti perhatian dengan kesibukan, menutupi kehangatan dengan berbagai alasan, dan tetap tampak biasa meski perasaannya sudah terbagi.

Karena itu, memahami tanda-tanda psikologis dari perselingkuhan menjadi penting, terutama bagi pasangan yang mulai merasakan perubahan, tetapi sulit menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.

Dalam perspektif psikologi, perilaku seseorang sering menyimpan makna tersembunyi. Tanpa disadari, pria yang berselingkuh kerap menunjukkan perubahan kecil yang, jika diperhatikan dengan teliti, bisa menjadi petunjuk bahwa perasaannya mulai menjauh.

Mengutip dari Global English Editing pada Sabtu (28/3), berikut ini tujuh perilaku yang dianggap sebagai tanda pria berselingkuh menurut sudut pandang psikologi.

1. Perubahan Cara Komunikasi

Salah satu tanda awal yang sering kali tidak disadari saat seorang pria mulai berselingkuh adalah perubahan dalam cara ia berkomunikasi dengan pasangannya.

Ini bukan berarti bahwa ia berubah menjadi pendiam secara drastis, melainkan bagaimana nada bicara, intensitas, dan keterbukaannya mulai terasa berbeda.

Misalnya, ia mungkin menjadi lebih tertutup saat ditanya, mudah mengalihkan topik, atau sebaliknya, terlalu banyak bicara untuk menutupi kecanggungan atau rasa bersalah yang sedang ia rasakan.

Yang paling penting bukanlah seberapa banyak ia berbicara, tetapi bagaimana kualitas interaksinya berubah.

Jika Anda merasa hubungan yang biasanya terbuka dan jujur kini terasa seperti harus melewati tembok tak kasat mata, bisa jadi itu pertanda ada sesuatu yang sedang disembunyikan.

2. Meningkatnya Sikap Defensif

Sikap yang semakin defensif atau mudah tersinggung juga bisa menjadi sinyal bahwa seseorang sedang menyimpan sesuatu.

Jika sebelumnya ia santai saat diajak berdiskusi, lalu kini mudah merasa disudutkan hanya karena pertanyaan sederhana, itu bisa menunjukkan adanya tekanan batin.

Perasaan bersalah atau ketakutan ketahuan bisa membuat seseorang merasa harus selalu “waspada”, sehingga ia cenderung cepat membentengi diri.

Bahkan ketika tidak ada niat untuk menuduh, ia bisa merasa sedang diinterogasi.

Respons semacam ini bukanlah bukti pasti adanya perselingkuhan, tapi ketika pola ini muncul secara tiba-tiba dan konsisten, ada baiknya Anda tidak mengabaikannya.

3. Bersikap Terlalu Baik Secara Tiba-Tiba

Sikap manis yang tiba-tiba dan berlebihan bisa terasa membahagiakan di awal, namun jika terasa tidak wajar atau datang tanpa sebab yang jelas, ada baiknya untuk tidak langsung terbawa suasana.

Pria yang merasa bersalah karena telah berselingkuh terkadang menunjukkan perilaku ini sebagai bentuk kompensasi. Ia bisa jadi lebih perhatian, sering memberi hadiah, atau memuji tanpa alasan.

Tujuannya bukan untuk memperbaiki hubungan secara tulus, tapi untuk meredam rasa bersalah yang ia rasakan.

Jika Anda merasa sikap manisnya muncul mendadak dan tidak sesuai dengan suasana hubungan sebelumnya, mungkin ada emosi tersembunyi yang perlu dibicarakan.

4. Menurunnya Keintiman, Baik Fisik Maupun Emosional

Hubungan yang sehat biasanya ditandai dengan keintiman yang konsisten, baik secara fisik maupun emosional.

Jika pasangan Anda mulai terlihat jauh, enggan melakukan sentuhan fisik seperti pelukan atau ciuman, dan semakin jarang terlibat dalam percakapan mendalam, bisa jadi ada jarak emosional yang mulai terbentuk.

Hal ini mungkin terjadi karena perasaan dan perhatiannya mulai terbagi dengan orang lain. Bahkan, ketika hubungan fisik tetap ada, Anda bisa merasakan bahwa interaksinya terasa hampa atau terpaksa.

Penurunan keintiman ini sering kali menjadi tanda bahwa hubungan sedang mengalami gangguan, dan penting untuk dibicarakan secara jujur sebelum jarak itu semakin melebar.

5. Sering Tidak Bisa Dihubungi atau Memiliki Alasan yang Tidak Jelas

Ketidakhadiran yang sulit dijelaskan, seperti sering lembur tanpa bukti jelas, mendadak harus dinas ke luar kota, atau hilang kabar dalam waktu-waktu tertentu, merupakan tanda yang patut dicurigai.

Jika ini terjadi sekali dua kali mungkin bisa dimaklumi, namun jika mulai menjadi kebiasaan dan penjelasannya selalu samar, sebaiknya Anda tidak menutup mata.

Pola ini bisa menjadi bentuk pelarian dari tanggung jawab emosional di rumah, atau bisa juga menjadi “ruang kosong” yang dimanfaatkan untuk menjalin hubungan lain.

Hal ini bisa menyakitkan, namun lebih baik dihadapi daripada dibiarkan berkembang tanpa kejelasan.

6. Terlalu Sering Menggunakan Ponsel atau Teknologi

Perubahan perilaku yang mencolok dalam hal penggunaan teknologi juga bisa menjadi sinyal peringatan.

Jika sebelumnya pasangan Anda cukup santai dengan ponselnya, lalu tiba-tiba menjadi sangat menjaga privasinya, selalu membawa ponsel ke mana pun, mengaktifkan mode senyap, atau menghindari membalas pesan saat Anda melihat, hal ini patut diperhatikan.

Ia mungkin tampak lebih sering sibuk dengan layar, meskipun tidak terlihat sedang melakukan hal penting. Bahkan, beberapa pria yang berselingkuh cenderung terlihat gugup ketika ponselnya disentuh orang lain.

Namun, hal ini bukan bukti langsung adanya perselingkuhan, namun ketika terjadi perubahan drastis tanpa alasan yang jelas, kita perlu lebih peka.

7. Enggan Membicarakan Rencana Masa Depan

Pasangan yang serius dengan hubungan biasanya akan dengan senang hati membicarakan rencana-rencana jangka panjang, seperti merencanakan liburan, membeli rumah, atau hal-hal yang melibatkan masa depan bersama.

Namun, jika ia mulai menghindar setiap kali topik ini dibahas, atau menjawab dengan samar dan tidak antusias, itu bisa menjadi pertanda bahwa ia tidak lagi melihat hubungan ini sebagai sesuatu yang akan bertahan lama.

Bahkan bisa jadi, secara emosional, ia sudah memutuskan jarak, meski belum secara verbal.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore