
ilustrasi orang yang memilih makanan. Sumber foto: Freepik
JawaPos.com - Menjadi seorang picky eater atau orang yang pilih-pilih makanan bisa jadi lebih dari sekadar tidak menyukai makanan tertentu.
Sebab, sisi psikologis juga menunjukkan pengaruh pada perilaku pilih-pilih makanan.
Dilansir dari Geediting, terdapat tujuh perilaku yang biasa ditunjukkan oleh seorang picky eater.
Baca Juga:Psikologi Orang yang Tidak Dihargai oleh Keluarganya Sering Menunjukkan 7 Perilaku Ini Tanpa Sadar
Ingin makanan yang konsisten
Para pemilih makanan seringkali menunjukkan ketergantungan pada konsistensi, di mana mereka memprioritaskan makanan yang telah dikenal dan memberikan rasa aman.
Preferensi ini bukan sekadar keengganan untuk berpetualang kuliner, melainkan berakar pada kebutuhan psikologis akan stabilitas dan kendali.
Dengan mempertahankan pola makan yang familiar, mereka menghindari ketidakpastian dan potensi ketidaknyamanan yang mungkin timbul dari mencoba hidangan baru.
Pilihan ini mencerminkan kecenderungan untuk mengutamakan keamanan dari makanan yang sudah dikenal daripada eksplorasi yang dapat menghasilkan pengalaman baru.
Terjebak tekstur makanan yang sama
Bagi seorang picky eater, sensasi tekstur makanan memainkan peran yang lebih signifikan daripada rasa itu sendiri.
Mereka cenderung lebih fokus pada bagaimana makanan terasa di mulut.
Tekstur yang tidak sesuai, seperti kekerasan atau kelembekan yang ekstrem, dapat menjadi hambatan utama dalam penerimaan makanan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022