
seseorang yang bertahan di pekerjaan yang dibenci (Freepik/DC Studio)
JawaPos.com - Banyak orang bermimpi memiliki pekerjaan yang mereka cintai—pekerjaan yang memberi makna, kepuasan, dan kebahagiaan setiap hari. Namun kenyataannya, tidak sedikit orang yang tetap bertahan di pekerjaan yang sebenarnya tidak mereka sukai selama bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun.
Fenomena ini cukup umum dalam dunia kerja. Ada orang yang setiap pagi bangun dengan rasa berat hati, tetapi tetap datang ke kantor, menjalani rutinitas yang sama, dan terus melakukannya selama bertahun-tahun. Mengapa hal ini bisa terjadi?
Dalam perspektif psikologi, keputusan seseorang untuk tetap bertahan di pekerjaan yang tidak disukai sering kali berkaitan dengan karakter dan pola kepribadian tertentu. Bukan berarti orang tersebut lemah atau tidak berani, tetapi ada beberapa kecenderungan psikologis yang membuat mereka lebih mungkin memilih stabilitas daripada perubahan.
Dilansir dari Geediting, terdapat tujuh tipe kepribadian yang sering dimiliki oleh orang yang bertahan lama di pekerjaan yang sebenarnya tidak mereka sukai.
1. Sang Pencari Keamanan
Salah satu alasan terbesar seseorang bertahan di pekerjaan yang tidak disukai adalah kebutuhan akan rasa aman.
Bagi tipe ini, stabilitas finansial jauh lebih penting dibandingkan kepuasan pribadi. Mereka khawatir kehilangan penghasilan tetap, tunjangan, atau jaminan masa depan jika meninggalkan pekerjaan saat ini.
Dalam psikologi, kebutuhan akan keamanan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia. Orang dengan kepribadian ini cenderung menghindari risiko besar dalam hidup mereka. Mereka lebih memilih situasi yang sudah pasti daripada mengejar sesuatu yang belum jelas hasilnya.
Akibatnya, meskipun pekerjaan terasa membosankan atau bahkan menyiksa secara emosional, mereka tetap bertahan karena pekerjaan tersebut memberikan rasa aman.
2. Sang Realis Praktis
Orang dengan kepribadian realistis melihat hidup secara sangat pragmatis. Mereka memahami bahwa tidak semua orang bisa bekerja sesuai passion.
Bagi mereka, pekerjaan hanyalah alat untuk memenuhi kebutuhan hidup—bukan sumber kebahagiaan utama.
Mereka mungkin berpikir seperti ini:
“Yang penting gaji masuk.”
“Kerja ya kerja saja, tidak harus disukai.”

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
