Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 26 Februari 2026 | 05.11 WIB

Seseorang yang Lebih Suka Memantau Media Sosial daripada Memposting Foto, Biasanya Memiliki 7 Kepribadian Ini Menurut Psikologi

seseorang yang lebih suka memantau media sosial./ Freepik/user25451090

JawaPos.com - Di era digital, media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.

Namun, tidak semua orang menggunakannya dengan cara yang sama. Ada mereka yang aktif membagikan foto, cerita, dan pencapaian pribadi.

Di sisi lain, ada pula individu yang lebih memilih diam—mereka jarang atau bahkan hampir tidak pernah memposting, tetapi rutin memantau aktivitas orang lain.

Dalam psikologi, perilaku ini sering dikaitkan dengan fenomena “lurking” (mengamati tanpa berpartisipasi aktif).

Menariknya, kebiasaan ini bukan berarti seseorang tidak percaya diri atau tidak punya kehidupan sosial.

Justru, beberapa penelitian menunjukkan bahwa ada karakteristik kepribadian tertentu yang cenderung dimiliki oleh orang-orang yang lebih suka menjadi pengamat di dunia maya.

Dilansir dari Geediting pada Senin (23/2), terdapat tujuh kepribadian yang biasanya dimiliki oleh mereka yang lebih suka memantau media sosial daripada memposting foto:

1. Cenderung Introvert

Konsep kepribadian introvert pertama kali dipopulerkan oleh Carl Jung. Dalam teorinya, introvert mendapatkan energi dari waktu menyendiri dan refleksi diri, bukan dari interaksi sosial yang intens.

Orang introvert sering kali merasa tidak perlu membagikan banyak hal tentang kehidupan pribadinya. Mereka menikmati mengamati, membaca, dan memahami orang lain tanpa harus menjadi pusat perhatian. Bagi mereka, media sosial adalah sumber informasi, bukan panggung ekspresi diri.

2. Memiliki Kesadaran Diri yang Tinggi (Self-Aware)

Individu yang lebih suka memantau biasanya memiliki tingkat refleksi diri yang tinggi. Mereka mempertimbangkan dampak dari setiap unggahan dan sering bertanya, “Apakah ini perlu dibagikan?”

Psikolog seperti Daniel Goleman menekankan pentingnya kesadaran diri sebagai bagian dari kecerdasan emosional. Orang dengan self-awareness tinggi cenderung selektif dan tidak impulsif dalam bertindak, termasuk saat menggunakan media sosial.

3. Berorientasi pada Privasi

Sebagian orang memiliki kebutuhan besar akan privasi. Mereka merasa tidak nyaman membagikan detail kehidupan pribadi secara terbuka, terutama di platform publik seperti Instagram atau Facebook.

Bagi mereka, menjaga batas antara kehidupan pribadi dan dunia luar adalah hal penting. Mereka tetap ingin terhubung, tetapi tanpa harus mengekspos diri.

4. Pengamat yang Analitis

Orang yang lebih suka memantau sering kali memiliki kemampuan observasi yang kuat. Mereka memperhatikan pola perilaku, gaya komunikasi, bahkan perubahan emosi orang lain melalui unggahan.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore