seseorang yang memperhatikan orang lain
JawaPos.com - Dalam dunia bisnis dan jaringan sosial kelas atas, menit pertama bukan sekadar basa-basi. Banyak penelitian psikologi sosial menunjukkan bahwa manusia membentuk kesan awal hanya dalam hitungan detik. Bagi orang-orang dengan tingkat kesuksesan finansial tinggi—seperti pengusaha, investor, atau eksekutif—kemampuan membaca orang dengan cepat adalah keterampilan penting.
Tokoh seperti Warren Buffett atau Elon Musk dikenal sangat selektif dalam memilih rekan kerja dan mitra bisnis. Dalam banyak wawancara, mereka menekankan pentingnya karakter, integritas, dan cara berpikir sejak pertemuan pertama.
Dilansir dari Expert Editor pada Kamis (19/2), terdapat 9 hal yang secara psikologis cenderung diperhatikan orang kaya dalam menit pertama bertemu orang baru:
Baca Juga: Tanda Dibesarkan oleh Seorang Ibu yang Kuat? Jika Kamu Mendapati Diri Anda Melakukan 8 Hal Ini Saat Dewasa Menurut Psikologi
1. Bahasa Tubuh (Body Language)
Menurut psikologi komunikasi nonverbal, lebih dari 50% pesan disampaikan melalui bahasa tubuh. Orang sukses biasanya langsung memperhatikan:
Kontak mata (apakah percaya diri atau menghindar)
Postur tubuh (tegak atau membungkuk)
Cara berjabat tangan
Ekspresi wajah
Bahasa tubuh yang terbuka dan stabil memberi sinyal kepercayaan diri serta kejujuran. Sebaliknya, gerakan gelisah bisa menimbulkan kesan kurang yakin atau tidak tulus.
Baca Juga: Orang yang Menua dengan Bermartabat, Biasanya Memahami 8 Hal yang Ditentang Kebanyakan Orang Sepanjang Hidup Menurut Psikologi
2. Energi dan Aura Emosional
Dalam psikologi sosial, emosi bersifat “menular” (emotional contagion). Orang kaya sering berada di lingkungan bertekanan tinggi, sehingga mereka peka terhadap energi orang lain.
Mereka bertanya secara tidak sadar:
Apakah orang ini membawa solusi atau masalah?
Apakah energinya positif atau penuh keluhan?
Energi yang stabil dan optimis lebih menarik daripada sikap negatif atau terlalu agresif.
3. Kepercayaan Diri yang Sehat
Percaya diri berbeda dengan arogan. Psikologi menyebutnya sebagai “secure self-concept” — konsep diri yang kuat namun tidak berlebihan.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
