
seseorang yang menjadi pelit seiring bertambahnya usia./Freepik/freepik
JawaPos.com - Seiring bertambahnya usia, banyak perubahan terjadi dalam kehidupan seseorang—baik secara fisik, emosional, sosial, maupun psikologis.
Salah satu perubahan perilaku yang cukup sering ditemui adalah kecenderungan menjadi lebih hemat berlebihan atau bahkan pelit. Jika pada usia muda seseorang cenderung lebih royal, spontan, dan mudah berbagi, maka di usia yang lebih matang sikap itu bisa berubah drastis.
Dalam perspektif psikologi, perilaku “pelit” bukan selalu tentang karakter buruk atau sifat egois semata.
Sering kali, itu adalah mekanisme perlindungan diri (self-protection mechanism) yang muncul dari berbagai ketakutan psikologis yang terpendam.
Ketakutan ini terbentuk dari pengalaman hidup, trauma masa lalu, tekanan ekonomi, hingga perubahan cara pandang terhadap hidup dan masa depan.
Dilansir dari Geediting pada Senin (9/2), terdapat 7 ketakutan psikologis yang menurut pendekatan psikologi dapat menjadi penyebab seseorang menjadi lebih pelit seiring bertambahnya usia:
1. Takut Kehabisan Uang di Masa Tua
Ini adalah ketakutan paling umum dan paling kuat. Semakin bertambah usia, seseorang semakin sadar bahwa kemampuan bekerja tidak akan selamanya sama. Energi menurun, peluang kerja berkurang, dan ketergantungan pada tabungan atau pensiun semakin besar.
Ketakutan ini memicu pola pikir:
“Bagaimana kalau nanti aku sakit?”
“Bagaimana kalau tabunganku tidak cukup?”
“Bagaimana kalau aku hidup lebih lama dari uangku?”
Akibatnya, seseorang mulai mengontrol pengeluaran secara ekstrem. Bukan lagi sekadar hemat, tetapi berubah menjadi takut mengeluarkan uang meskipun untuk kebutuhan yang sebenarnya wajar dan penting.
2. Trauma Finansial di Masa Lalu
Banyak orang membawa luka psikologis dari pengalaman finansial buruk: pernah bangkrut, tertipu, kehilangan usaha, di-PHK, hidup miskin ekstrem, atau tumbuh dalam keluarga serba kekurangan.
Dalam psikologi, ini disebut sebagai financial trauma. Trauma ini membentuk keyakinan bawah sadar bahwa:
“Uang bisa hilang kapan saja.”
“Tidak ada yang benar-benar aman.”
“Aku harus menahan segalanya.”
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022