
seseorang yang menempuh jalannya sendiri./Freepik/jcomp
JawaPos.com - Tidak semua orang diciptakan untuk berjalan di jalur yang sama. Sebagian memilih mengikuti arus, sebagian lagi memilih melawan arus.
Dalam kehidupan sosial, orang-orang yang menempuh jalannya sendiri seringkali dipandang “aneh”, “keras kepala”, “tidak realistis”, bahkan “sombong”.
Mereka tidak selalu mudah dipahami, tidak selalu diterima, dan seringkali harus membayar harga yang tidak kecil: kesepian, penolakan sosial, ketidakpastian, hingga kegagalan yang berulang.
Namun dalam psikologi, pilihan untuk berjalan di jalur sendiri bukan hanya soal ego atau pembangkangan.
Ia sering kali berkaitan dengan autonomi psikologis, self-determination, dan kebutuhan manusia untuk hidup selaras dengan nilai internalnya, bukan sekadar tekanan eksternal.
Penelitian dalam psikologi kepribadian dan psikologi positif menunjukkan bahwa individu yang memiliki orientasi internal yang kuat—yang hidup berdasarkan nilai dan keyakinan pribadi—cenderung mengalami penderitaan yang lebih dalam di awal, tetapi juga pertumbuhan psikologis yang lebih besar dalam jangka panjang.
Dengan kata lain, harga yang mahal itu nyata. Tapi imbalannya juga nyata.
Dilansir dari Geediting pada Selasa (3/2), terdapat 8 hal yang sering didapatkan orang yang memilih menempuh jalannya sendiri, menurut perspektif psikologi:
1. Identitas Diri yang Kuat (Strong Sense of Self)
Orang yang berjalan di jalurnya sendiri dipaksa untuk terus bertanya:
“Aku ini siapa?”
“Apa yang benar-benar penting bagiku?”
Karena tidak mengandalkan validasi sosial sebagai kompas utama, mereka membangun identitas dari dalam, bukan dari luar. Dalam psikologi, ini disebut internal locus of identity — identitas yang terbentuk dari nilai personal, bukan label sosial.
Akibatnya:
Mereka tidak mudah goyah oleh opini orang
Tidak mudah ikut-ikutan tren
Lebih stabil secara psikologis saat menghadapi tekanan sosial
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022