
seseorang yang membiarkan orang lain menyalip./Freepik/jcomp
JawaPos.com - Di tengah kemacetan, klakson bersahutan, dan pengendara yang saling menyerobot, ada satu pemandangan kecil yang sering luput dari perhatian: seseorang yang dengan tenang memberi jalan pada pengendara lain untuk masuk ke jalur lalu lintas—tanpa emosi, tanpa amarah, tanpa gestur agresif.
Bagi sebagian orang, ini terlihat sepele. Namun menurut psikologi, respons sederhana ini mencerminkan kemampuan pengaturan emosi (emotional regulation) yang sangat matang.
Orang-orang seperti ini tidak sekadar “sabar”, tetapi memiliki keterampilan mental dan emosional yang kuat dalam mengelola stres, impuls, dan tekanan sosial.
Dilansir dari Geediting pada Minggu (1/2), terdapat 8 keterampilan pengaturan emosi yang biasanya dimiliki oleh orang yang mampu tetap tenang saat memberi jalan kepada orang lain di lalu lintas:
1. Kesadaran Emosi Diri (Emotional Awareness)
Mereka mampu mengenali emosi yang muncul dalam dirinya secara cepat.
Alih-alih langsung bereaksi, mereka sadar bahwa rasa kesal itu ada, tetapi tidak membiarkannya menguasai perilaku.
Contoh proses batin:
“Aku kesal, tapi ini hanya perasaan sesaat, bukan sesuatu yang harus kuturuti.”
Kesadaran ini adalah fondasi utama dari regulasi emosi dalam psikologi.
2. Kontrol Impuls yang Baik (Impulse Control)
Kebanyakan kemarahan di jalan raya muncul karena reaksi impulsif:
menginjak gas, membunyikan klakson agresif, memotong balik, atau melontarkan kata-kata kasar.
Orang yang tenang mampu menahan dorongan reaktif ini. Mereka menciptakan jarak antara emosi dan tindakan—sebuah keterampilan kognitif yang sangat penting dalam pengendalian diri.
3. Reframing Kognitif (Cognitive Reframing)
Alih-alih berpikir:

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
