
Seseorang yang menata piring dengan rapi./Freepik/partystock
JawaPos.com - Pernah memperhatikan seseorang yang, setelah selesai makan di restoran, secara spontan menumpuk piring kotor dengan rapi, menyusun sendok garpu, bahkan menggeser sisa makanan agar tidak berantakan—padahal pelayan tidak memintanya?
Bagi sebagian orang, tindakan ini terlihat sepele. Namun menurut psikologi, kebiasaan kecil seperti ini sering kali bukan sekadar soal kerapian. Ia bisa menjadi cerminan pola pikir, nilai hidup, dan karakter kepribadian seseorang.
Dilansir dari Geediting pada Senin (26/1), psikologi perilaku menilai bahwa tindakan-tindakan mikro (micro-behaviors) dalam situasi sosial justru sering lebih jujur menggambarkan kepribadian seseorang dibanding kata-kata yang mereka ucapkan.
Lalu, apa saja ciri kepribadian yang sering dimiliki oleh orang-orang yang menata piring mereka dengan rapi untuk pelayan restoran?
1. Memiliki Empati yang Tinggi
Orang yang menata piring untuk pelayan biasanya mampu menempatkan diri pada posisi orang lain. Mereka membayangkan pekerjaan pelayan yang melelahkan—mengangkat banyak piring, bekerja cepat, dan menghadapi pelanggan sepanjang hari.
Empati ini bukan selalu empati yang dramatis atau emosional, melainkan empati praktis: “Kalau aku bisa membuat pekerjaan orang lain sedikit lebih mudah, kenapa tidak?”
Dalam psikologi, empati seperti ini berkaitan dengan prosocial behavior, yaitu kecenderungan membantu orang lain tanpa mengharapkan imbalan langsung.
2. Bertanggung Jawab atas Tindakan Sendiri
Meskipun secara sosial “boleh saja” meninggalkan meja dalam keadaan berantakan karena itu tugas pelayan, orang-orang ini merasa tetap memiliki tanggung jawab atas kekacauan yang mereka buat sendiri.
Ini menunjukkan internal locus of control, yaitu keyakinan bahwa diri sendirilah yang bertanggung jawab atas tindakan dan dampaknya—bukan melemparkannya sepenuhnya pada sistem atau orang lain.
Mereka cenderung berpikir: “Ini piring bekasku, jadi setidaknya aku rapikan sedikit.”
3. Menghargai Kerja Orang Lain
Menata piring dengan rapi sering kali lahir dari rasa hormat terhadap profesi apa pun, termasuk pekerjaan yang sering diremehkan secara sosial.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022