
seseorang yang lebih suka duduk di barisan belakang./Freepik/EyeEm
JawaPos.com - Pernahkah Anda memperhatikan kebiasaan memilih tempat duduk saat berada di restoran atau bioskop?
Ada orang yang selalu ingin berada di depan, dekat pusat perhatian. Namun, ada pula tipe yang secara refleks memilih barisan belakang, sudut ruangan, atau posisi yang tidak terlalu mencolok.
Sekilas, pilihan ini tampak sepele. Tetapi dalam psikologi, preferensi tempat duduk sering kali berkaitan dengan mekanisme perlindungan diri (self-protection) yang terbentuk dari pengalaman, kepribadian, dan cara seseorang memandang dunia.
Dilansir dari Gediting pada Rabu (14/1), orang yang lebih nyaman duduk di barisan belakang bukan berarti minder atau antisosial.
Justru, banyak dari mereka memiliki ciri-ciri pelindung tertentu yang membuat mereka terasa “kuat dari dalam”. Berikut enam ciri pelindung yang kerap dimiliki oleh mereka.
1. Memiliki Kebutuhan Tinggi Akan Rasa Aman Psikologis
Dalam psikologi lingkungan, posisi duduk di belakang memberi keuntungan visual: seseorang dapat melihat banyak hal tanpa harus dilihat terus-menerus. Ini menciptakan rasa aman secara mental.
Orang dengan ciri ini cenderung sangat peka terhadap suasana sekitar. Mereka merasa lebih tenang ketika tahu apa yang sedang terjadi di sekelilingnya. Bukan karena takut, melainkan karena otaknya bekerja optimal saat berada dalam kondisi yang terkendali.
Rasa aman ini menjadi “pelindung” alami dari stres sosial berlebih.
2. Cenderung Observatif dan Analitis
Duduk di barisan belakang memberi sudut pandang yang lebih luas. Secara tidak sadar, ini selaras dengan karakter orang yang gemar mengamati sebelum bereaksi.
Mereka bukan tipe yang terburu-buru menilai. Dalam percakapan, mereka lebih banyak mendengar daripada berbicara. Dalam situasi sosial, mereka membaca bahasa tubuh, nada suara, dan dinamika kelompok.
Kemampuan observasi ini menjadi perisai yang melindungi mereka dari keputusan impulsif dan konflik yang tidak perlu.
3. Tidak Tergantung pada Validasi Sosial
Orang yang selalu ingin duduk di depan sering kali nyaman menjadi pusat perhatian. Sebaliknya, mereka yang memilih belakang biasanya tidak terlalu membutuhkan pengakuan eksternal.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022